Satgas MBG Perintahkan Seluruh SPPG di KBB Mengurus SLHS

Satgas MBG KBB mengimbau seluruh Satuan Pemasangan Pesanan Guru (SPPG) untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Satgas MBG Perintahkan Seluruh SPPG di KBB Mengurus SLHS
Satgas MBG KBB mengimbau seluruh Satuan Pemasangan Pesanan Guru (SPPG) untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

INILAHKORAN.ID – Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Bandung Barat (KBB), Fauzan Azima mengimbau seluruh Satuan Pemasangan Pesanan Guru (SPPG) untuk segera mengurus Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) sebagai syarat wajib program MBG.
 
"Kami sudah imbau kepada semua SPPG untuk segera melakukan pemrosesan SLHS," kata Fauzan, Rabu 4 Maret 2026.

"Bagi yang belum memiliki, silakan menyampaikan permohonan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat," ujarnya.
 
Dalam kesempatan tersebut, Fauzan juga menekankan pentingnya memperhatikan higienitas, gizi, dan cara pendistribusian menu sesuai ketentuan.

Menurutnya, hal itu perlu dilakukan mengingat pernah terjadi kasus keracunan pada penyaluran MBG di Cimahi beberapa waktu lalu.
 
"Seluruh mitra SPPG harus betul-betul memperhatikan aspek tersebut dan mengikuti juklak atau juknis yang sudah dikeluarkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Kami berharap tidak terjadi kejadian serupa di KBB," katanya.
 
Fauzan mengakui, pihaknya telah mengkoordinasikan dengan kecamatan terkait jumlah penerima manfaat MBG

Beberapa wilayah masuk dalam usulan daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) yaitu Kecamatan Padalarang, Rongga, Cipongkor, dan Cipendeuy, yang telah diajukan ke BGN.
 
"Kami berharap para penerima manfaat yang sudah diusulkan bisa terfasilitasi ke depannya," ucapnya.

"Kendala utama di wilayah 3T, yakni akses yang cukup jauh, dengan jarak dari SPPG eksisting lebih dari standar yang ditetapkan yaitu 6 km," jelasnya. ***


Editor : JakaPermana