Satpol PP Jabar Perkirakan, Pembongkaran Hibisc Fantasy Makan Waktu 2 Bulan

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat memperkirakan, butuh waktu sekitar dua bulan untuk membongkar bangunan objek wisata Hibisc Fantasy di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. 

Satpol PP Jabar Perkirakan, Pembongkaran Hibisc Fantasy Makan Waktu 2 Bulan
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat memperkirakan, butuh waktu sekitar dua bulan untuk membongkar bangunan objek wisata Hibisc Fantasy di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. 

INILAHKORAN, Bandung - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat memperkirakan, butuh waktu sekitar dua bulan untuk membongkar bangunan objek wisata Hibisc Fantasy di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. 

Kepala Satpol PP Jabar Ade Afriandi mengatakan, pembongkaran bangunan yang tidak masuk dalam Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) jumlahnya mencapai 25 bangunan. 

"Tantangannya, letak bangunan itu tidak dalam satu tempat, tersebar di kawasan ini (Hibisc). Sehingga memang tidak bisa selesai satu minggu hanya untuk pembongkaran," ujar Ade, Minggu 9 Maret 2025.

Ade memperkirakan, pembongkaran butuh waktu hingga dua bulan, karena terdapat bangunan wahana yang konstruksinya baja. 

"Contohnya wahana Bianglala. Itu kan konstruksinya baja semua, kemudian besar ukurannya. Sehingga tidak mungkin dilakukan pembongkaran tanpa teknik," ucapnya.

Nantinya, untuk bangunan yang memiliki konstruksi baja akan dibongkar oleh pihak PT Jaswita, agar tidak semakin merusak kondisi lahannya. 

Saat ini kata dia, pembongkaran masih terus dilakukan. Rata-rata, posisi bangunan dekat dengan sungai alami di kawasan tersebut.

"Jadi setelah membongkar, kita rapikan dan materialnya kita jauhkan dari sungai ya. Contoh misalkan batu bata atau tembok, bekas tembok, kemudian besi itu supaya tidak jatuh ke sungai ya," terangnya. 


Editor : JakaPermana