Sebanyak 45 Desa di KBB Masih 'Blank Spot', Ketua KPU: Kondisinya Dipelosok

Blank spot atau situasi tanpa jaringan internet terdapat di 45 desa di KBB. Ketua KPU KBB Adie Saputro menyoroti hal ini.

Sebanyak 45 Desa di KBB Masih 'Blank Spot', Ketua KPU: Kondisinya Dipelosok
Sebanyak 45 Desa di KBB Masih 'Blank Spot'.
INILAHKORAN, Ngamprah- Sebanyak 45 desa di KBB masih 'blank spot' atau tidak mendapatkan jaringan internet.
 
Jelang perhelatan pemilu serentak 2024 mendatang, Komisi Pemilihan Umum (KPU) KBB mulai melakukan berbagai persiapan.

Salah satunya, KPU KBB  menjalin kerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik (Diskominfotik) KBB.

Pasalnyaa, dari 165 desa yang tersebar di 16 kecamatan di KBB terdapat 45 desa yang tidak terdapat jaringan internet (blank spot).
 
Baca Juga: Gawat, 267 Jabatan Kepala Sekolah di KBB Kosong, Disdik Bilang Begini

Ketua KPU KBB, Adie Saputro mengatakan, desa yang blank spot tersebut kondisinya berada di pelosok.
 
Namun, kendala jaringan tersebut harus bisa tercover jaringan internet agar informasi terkait pemilu bisa tersampaikan secara menyeluruh.

"Tatakelola pemilu harus selaras dengan kemajuan teknologi informasi dan teknologi data yang memadai sehingga proses demokrasi bisa lebih akuntabel dan efisien," katanya, Jumat 12 November 2021.

Ia mengaku, pihaknya bakal mulai melakukan pendataan dan memastikan jaringan internet di 165 desa tersebut.
 
 
Menurutnya, sistem informasi dan aplikasi informasi yang menunjang tata kelola pemilu saat ini menjadi bagian terpenting dalam tata kelola di berbagai tingkatan.

"Ketersediaan data pemilih yang akurat berbasis teknologi informasi juga terus dikembangkan untuk memudahkan dan mengakomodir seluruh pemilih," ujarnya.

Dengan adanya rencana rekapitulasi hasil pemilu secara online, ucapa dia, menjadi sebuah alasan KPU untuk memastikan kualitas jaringan internet di seluruh desa di KBB.

"Jadi kami ingin memastikan dari awal daya jangkau akses internet sudah masuk ke desa-desa, sehingga menjadi patokan kami dan antisipasi ketika menkalankan rekapitulasi secara online nantinya," bebernya.
 
Baca Juga: Hari Pahlawan 2021: Ironis! Taman Makam Pahlawan di KBB Tak Terurus Hingga Terancam Longsor

Sementara itu, Kepala Diskominfotik KBB, Siti A Anshoriah mengaku optimis jika pada tahun 2022 tidak ada lagi desa yang blank spot.

Ia menyebut, 45 desa di KBB yang mengalami blank spot tersebut dikarenakan internetnya masih belum kuat. Kendalanya lantarab belum masuknya jaringan fiber optik ke desa-desa tersebut.

"Ke-45 desa tersebut bakal segera memiliki sinyal yang baik melalui program yang kami miliki pada 2022 mendatang. Sehingga pihaknya bisa mendukung KPU KBB dalam tatakelola pemilu yang lebih berkualitas dan pemilu yang lebih akuntabel," tukasnya.***(agus satia negara)
 
 
 
 


Editor : inilahkoran