Sebelum PTM Terbatas, Siswa-siswi dan Guru SD Terpadu Krida Nusantara Bandung Wajib Tes Swab

SD Terpadu Krida Nusantara Bandung patut dicontoh dalam melaksanakan PTM terbatas. Pasalnya, seluruh siswa dan guru wajib tes anti Covid-19.

Sebelum PTM Terbatas, Siswa-siswi dan Guru SD Terpadu Krida Nusantara Bandung Wajib Tes Swab
SD Terpadu Krida Nusantara Bandung

INILAHKORAN, Bandung - SD Terpadu Krida Nusantara Bandung patut dicontoh dalam melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Pasalnya, sekolah yang berada di Jalan Desa Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung itu memastikan semua siswa-siswi dan guru harus negatif Covid-19 sebelum melaksanakan PTM terbatas.

Untuk itu, pihak sekolah melakukan tes anti Covid-19 agar ada kepastian status semua siswa-siswi dan guru bebas dari paparan Covid-19.

"Jadi, kami sebelum melakukan PTM terbatas itu semua siswa dan guru di tes terlebih dahulu. Alhamdulillah hingga saat ini PTM terbatas di SD Terpadu Krida Nusantara Bandung berlansung aman," kata Kepala SD Terpadu Krida Nusantara Bandung Asep Dani, Selasa 26 Oktober 2021.

Baca Juga: 1.600 Sekolah Lagi Ajukan PTM, Jabar Antisipasi Siswa Terpapar Covid-19 dari Berbagai Klaster

Selain itu, pihaknya pun melaksanakan PTM terbatas dengan protokol kesehatan (prokes) yang ketat. Hal tersebut dilakukan untuk menghindari timbulnya kerumunan serta menjalankan apa yang menjadi anjuran Pemkot Kota Bandung mengenai pelaksanaan PTM terbatas.

"Kami melaksanan PTM terbatas dimulai pertengahan September lalu, jadi saat ini baru berjalan kurang lebih 1 bulan dua minggu. Dan ini kita mengikuti anjuran dari pemerintah, Disdik Kota Bandung dan saran dari Satgas Covid-19 tingkat kecamatan," paparnya.

Lebih jauh dia melanjutkan, dengan dasar anjuran pemerintah itu pihaknya melaksanakan PTM terbatas sebesar 25 persen dari jumlah keseluruhan siswa.

Baca Juga: PTM 14 Sekolah Dihentikan Sementara, DPRD Kota Bandung Minta Seluruh Siswa dan Guru Ditreatment

"Jadi polanya masih pada level 25 persen kita belum bisa menambah kapasitas siswa dulu, karena belum ada perintah," ucapnya.

Mengenai program vaksinasi, dia mengatakan pihaknya juga telah melaksanakan vaksinasi baik untuk siswa-siswi, guru maupun para karyawan SD Terpadu Krida Nusantara Bandung.

Baca Juga: Kota Bandung Berhentikan Sementara PTM di 14 Sekolah, Ini Alasannya

Namun, khusus siswa-siswi tidak semuanya dapat dilakukan vaksinasi lantaran usia rata-rata berada di bawah standar.

"Siswa-siswi yang divaksin hanya berjumlah 14 orang karena siswanya masih di bawah usia 12 tahun," pungkasnya.***(okky adiana)


Editor : inilahkoran