Sebidang Tanah untuk Harapan

Sebidang Tanah untuk Harapan
PROSES BELAJAR: Pelajar Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 1 Aceh Besar mengikuti proses belajar mengajar.

INILAH, Aceh - Harapan baru tengah dipersiapkan di sebuah pulau yang dikelilingi Samudra Hindia. Bukan pelabuhan atau jalan raya, melainkan sebuah sekolah yang diharapkan mampu membuka pintu masa depan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Pemerintah Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menyiapkan lahan seluas 7,9 hektare di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur, untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Luasan itu bahkan melampaui syarat minimal enam hektare yang ditetapkan pemerintah.

Bupati Simeulue Muhammad Nasrun Mikaris mengatakan seluruh persyaratan lahan telah dipenuhi sehingga pembangunan sekolah tersebut diharapkan dapat segera direalisasikan.

“Sesuai ketentuan, minimal luas lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat mencapai enam hektare. Sementara, Pemkab Simeulue menyiapkan lahan mencapai 7,9 hektare di Desa Linggi, Kecamatan Simeulue Timur,” katanya, seperti dikutip dari ANTARA, Selasa (4/8).

Keyakinan itu semakin menguat setelah Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Budi Afrizal, meninjau langsung lokasi yang disiapkan. Hasil peninjauan menunjukkan lahan tersebut layak untuk menjadi lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

“Hasil kunjungan kami bersama Kepala Dinas Sosial Aceh, lahan yang disediakan untuk pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Simeulue sudah memenuhi syarat,” ujar Nasrun.

Bagi pemerintah daerah, kehadiran Sekolah Rakyat bukan sekadar menghadirkan bangunan baru. Lebih dari itu, sekolah tersebut diharapkan membuka akses pendidikan yang selama ini sulit dijangkau oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Program Sekolah Rakyat diyakini akan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak yang selama ini terkendala keterbatasan ekonomi,” katanya.

Harapan yang sama disampaikan Kepala Dinas Sosial Provinsi Aceh, Budi Afrizal. Menurutnya, Sekolah Rakyat bukan hanya proyek pembangunan fisik, tetapi investasi untuk masa depan generasi muda di wilayah kepulauan. (gin)


Editor : Inilahkoran