Segini Jumlah Angka Pengagguran di Bogor, Upaya Pengentasan Harus Dikeroyok

Walaupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor memiliki program pelatihan ketrampilan, namun tidak bisa serta merta mengemtaskan angka pengangguran.

Segini Jumlah Angka Pengagguran di Bogor,  Upaya Pengentasan Harus Dikeroyok
Kepala Disnaker Kabupaten Nana Mulyana

INILAHKORAN.ID - Walaupun Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor memiliki program pelatihan ketrampilan, namun tidak bisa serta merta mengemtaskan angka pengangguran kerja.

Hal itu, karena jumlah lowongan kerja di Bumi Tegar Beriman, tidak sebanding dengan jumlah lulusan SMA, SMK, sederajat maupun kuliah.

"Angka pengangguran di Bumi Tegar Beriman ada di 218 ribu jiwa, namun karena jumlah angkatan lebih banyak dibanding jumlah lapangan kerja, maka kita hanya sedikit saja dalam mengurangi angka pengangguran," tutur Kepala Disnaker Kabupaten Nana Mulyana kepada wartawan, Kamis, (16/7/2026).

Nana Mulyana menerangkan angka pengamgguran kerja didominasi oleh masyarakat yang kategorinya  lulusan SMK, lalu 'disusul' dengan lulusan SMK, sederajat hingga lulusan sarjana.

"Setiap tahun, lulusan angkatan lerja ada 1.000 jiwa pertahun, sementara jumlah lapangan kerja belum sebanding atau seimbang," terang Nama Mulyana.

Mantan Camat Kemang itu menjelaskan untuk pengentasan angka pengangguran, maka butuh peran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis lainnya.

Hal itu, karena setiap SKPD teknis memiliki kewenangan yang berbeda - beda atau ada keterbatasan.

"Dalam langkah atau upaya pengentasan angka pengangguran, maka iklim investasi harus baik, perijinan usaha dipermudah, ada tambahan kuota pelatihan ketrampilan, pendapatan dan daya beli masyarakat membaik serta lainnya. Jadi, upaya ini harus dikeroyok oleh SKPD teknis," jelasnya.***


Editor : JakaPermana