Sejumlah Kepokmas Diklaim Aman, Pemkot Cimahi Ungkap Komoditas yang Mengalami Kenaikan
Pemkot Cimahi mengklaim ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di wilayahnya kini dalam kondisi aman.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Pemkot Cimahi mengklaim ketersediaan sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di wilayahnya kini dalam kondisi aman.
Bahkan, stok kepokmas di level distributor di Cimahi saat ini disebut-sebut terjaga aman dengan baik dan melimpah.
"Kami telah melakukan pemantauan di beberapa distributor utama, termasuk CV Jujur dan CV Inti Bumi Pratama," kata Kabid Perdagangan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disdagkoperin) Kota Cimahi Indra Bagjana, Senin 22 Juli 2024.
"Kami juga dapat memastikan bahwa stok barang kepokmas di level distributor aman," ucapnya.
Selain itu, sambung Indra, hasil pemeriksaan stok yang dilakukan di CV Jujur, pihaknya memastikan CV tersebut memiliki tiga komoditas utama yang sangat mencukupi.
"Mereka punya stok yang lebih dari cukup, mulai dari beras premium, minyak goreng kemasan, dan terigu kemasan. Sehingga, saat ini stok barang di distributor dipastikan lebih dari cukup," katanya.
"Kestabilan pasokan di level distributor menjadi hal yang sangat penting. Sebab, apabila stok aman maka ketersediaan barang di ritel akan aman juga," sambungnya.
Indra menyebut, distributor yang pihaknya pantau juga melayani wilayah Bandung Raya dan gudangnya berlokasi di Cimahi.
"Kebetulan, distributor yang kami pantau juga melayani wilayah Bandung Raya dan gudang mereka berada di Cimahi," sebutnya.
Sementara itu, Kepala UPTD Pasar Cimahi, Andri Gunawan mengatakan, meski ketersediaan stok pangan di sejumlah pasar di Kota Cimahi terbilang aman, terdapat pula sejumlah komoditas yang naik.
"Alhamdulillah, stok sampai saat ini mencukupi. Namun, kami mencatat pasar agak sepi karena bentrok dengan periode tahun ajaran baru. Jadi momennya bersamaan dengan PPDB," katanya.
Andri juga menerima laporan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas dengan alasan ketersediaan stok dari distributor dan kegagalan saat panen.
"Cabai naik karena dari suppliernya naik. Hal itu dikarenakan gagal panen dan musim kemarau," ucapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, berikut kondisi harga terkini sejumlah kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di sejumlah pasar tradisional di Kota Cimahi.
Di Pasar Atas, harga sembako stabil meski sejumlah harga komoditas naik. Seperti beras premium dijual Rp15.000 per kg, beras medium Rp12.500 per kg, cabai merah Rp45.000 per kg.
Bawang merah dijual Rp25.000 per kg, bawang putih Rp36.000 per kg, dan gula putih (kemasan dan curah) Rp18.000 per kg.
Harga cabai merah tanjung naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000, bawang batu dari Rp26.000 menjadi Rp28.000, dan gula pasir curah dari Rp17.000 menjadi Rp18.000.
Kemudian, di Pasar Melong, harga tomat turun dari Rp6.000 menjadi Rp5.000 per kg.
Sementara di Pasar Cimindi, harga cabai merah Rp34.000 per kg, cabe hijau Rp24.000 per kg, cabai rawit merah Rp64.000 per kg, dan cabe rawit hijau Rp44.000 per kg. Cabai merah rawit naik dari Rp60.000 menjadi Rp 64.000 per kg.
Editor : Doni Ramdhani

