Sejumlah Pengurus KONI Kabupaten Cirebon Masuk DCS, Ini Kata Ketuanya
Tercatat, ada 3 nama pengurus KONI yang masuk DCS, baik di DPRD Kabupaten Cirebon maupun DPRD Provinsi Jawa Barat.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Sejumlah pengurus KONI Kabupaten Cirebon masuk dalam Daftar Calon Sementara (DCS) Pemilu 2024.
Tercatat, ada 3 nama pengurus KONI yang masuk DCS, baik di DPRD Kabupaten Cirebon maupun DPRD Provinsi Jawa Barat.
Tiga nama pengurus KONI yang masuk dalam DCS ini adalah ketua harian KONI, R Sandi Wiranata yang masuk DCS dari partai Golkar. Ada lagi nama Niko Brian Eko Murahmanto yang terdaftar di DCS dari PDI Perjuangan dan Asep Saefulah yang juga masuk DCS dari PDI Perjuangan.
Menanggapi sejumlah nama yang masuk DCS tersebut, Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Sutardi Raharja mengaku tidak masalah. Dirinya justru mendoakan kepada pengurus KONI yang akan bertarung di pemilu nanti bisa terpilih menjadi anggota legislatif. Baik ditingkat Kabupaten maupun ditingkat Provinsi.
"Bagi saya tidak masalah dan syukur bisa menjadi anggota dewan. Kalau menjadi dewan diharapkan bisa membantu program KONI," ujar Sutardi, Senin 28 Agustus 2023.
Bantuan program untuk KONI ini, menurut Sutardi, seperti program untuk memajukan olahraga di Kabupaten Cirebon dan juga memajukan KONI itu sendiri. Karena program KONI tidak bisa berjalan dengan baik tanpa adanya dukungan dari semua pihak termasuk dari legislatif.
"Legislatif mempunyai peranan yang sangat besar untuk bisa menunjang program kerja KONI. Untuk itu tidak masalah jika pengurus KONI mencalonkan diri sebagai Bacaleg," ungkapnya.
Disinggung mengenai apakah Bacaleg tersebut akan menggangu kinerjanya di KONI, Sutardi mengatakan saat ini KONI belum ada kegiatan yang signifikan. Artinya pada tahun ini tidak ada kegiatan yang mengurus tenaga dan pikiran.
"Tahun ini kebetulan belum ada agenda kompetisi. Paling tahun depan kita sudah mulai melakukan kegiatan dan juga program kerja," ucapnya.
Dikatakan Sutardi, kompetisi resmi yang akan digelar tahun depan hingga 2026. Dimana kegiatan hingga tahun 2026 sangat padat salah satunya adalah Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
"Tahun depan ada Pekan Olahraga Kabupaten (PORKAB), tahun 2025 ada BK sampai pelaksanaan Porprov," tandasnya.
Sutardi menambahkan, pihaknya tengah fokus melakukan pembenahan baik di internal KONI maupun dengan Cabang Olahraga (Cabor). Termasuk juga saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisir atlet dan juga lainnya. (maman suharman)
Editor : Ahmad Sayuti

