Sekda Cirebon Buka Diklat Paskibraka 2026, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Pancasila

Sekda Kota Cirebon membuka Diklat Paskibraka 2026. Peserta dibina dengan Sistem Desa Bahagia untuk membentuk karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan.

Sekda Cirebon Buka Diklat Paskibraka 2026, Tanamkan Disiplin dan Jiwa Pancasila
Sekretaris Daerah Kota Cirebon, Iing Daiman, saat membuka Pemusatan Diklat Calon Paskibraka Kota Cirebon Tahun 2026 di halaman Balai Kota Cirebon ./istimewa

INILAHKORAN.ID-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Iing Daiman, secara resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kota Cirebon Tahun 2026 di halaman Balai Kota Cirebon, Kamis (6/8/2026).

Pemusatan diklat menjadi tahapan wajib yang harus diikuti seluruh calon Paskibraka sebelum bertugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang.

Selama mengikuti pendidikan dan pelatihan, para peserta akan tinggal di satu lokasi dengan menerapkan Sistem Desa Bahagia, sebuah pola pembinaan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila untuk membentuk disiplin, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan.

Calon Paskibraka Terbaik Kota Cirebon

Dalam sambutannya, Iing Daiman menyampaikan bahwa seluruh peserta merupakan putra-putri terbaik Kota Cirebon yang telah lolos melalui proses seleksi yang ketat.

Menurutnya, para calon Paskibraka tidak hanya dipersiapkan untuk mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga diharapkan menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

"Momentum ini bukan sekadar mempersiapkan diri menjadi pengibar bendera, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan harus terus hidup melalui disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan semangat bekerja keras dalam setiap langkah kehidupan," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tugas sebagai anggota Paskibraka merupakan amanah yang mengandung tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai perjuangan para pahlawan.

Dibentuk Menjadi Pemimpin Masa Depan

Sekda Kota Cirebon juga mengingatkan agar keberhasilan lolos sebagai calon Paskibraka tidak menimbulkan sikap merasa lebih unggul dibandingkan orang lain.

Sebaliknya, kesempatan tersebut harus menjadi motivasi untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, serta memberikan inspirasi bagi lingkungan sekitar.

Menurutnya, pemusatan pendidikan dan pelatihan merupakan proses penting dalam membangun karakter generasi muda melalui pembentukan mental, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama.

Pembinaan Harus Tanpa Kekerasan

Dalam kesempatan itu, Iing turut berpesan kepada seluruh pelatih, pamong, tim kesehatan, dan panitia agar menjalankan proses pembinaan secara profesional dengan tetap mengedepankan prinsip perlindungan anak.

Ia menegaskan bahwa seluruh kegiatan pelatihan harus dilaksanakan melalui keteladanan tanpa kekerasan, baik fisik maupun verbal.

Selain itu, panitia diminta memastikan seluruh kebutuhan peserta terpenuhi selama mengikuti pemusatan diklat, mulai dari kecukupan gizi, waktu istirahat, hingga layanan kesehatan.

Dengan pembinaan yang komprehensif tersebut, Pemerintah Kota Cirebon berharap calon Paskibraka 2026 tidak hanya sukses menjalankan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berkarakter, berintegritas, dan memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat.***


Editor : JakaPermana