Selain Pam TPS, Belasan Ribu Personel Gabungan Bakal Patroli saat Pencoblosan

Sebanyak 19 ribu lebih anggota gabungan disebar di seluruh jawa barat untuk pengamanan Pemilu 2024

Selain Pam TPS, Belasan Ribu Personel Gabungan Bakal Patroli saat Pencoblosan
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo

INILAHKORAN, Bandung - Polda Jabar, Kodam III Siliwangi, serta Pemerintah Provinsi Jabar, menggelar apel pergeseran pasukan dan Patroli Gabungan dalam rangka Pemilu 2024, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Senin 12 Februari 2024.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan, dalam apel tersebut, sebanyak 19.725 personel gabungan, dilepaskan untuk melakukan pengamanan ke wilayah-wilayah, saat pencoblosan 14 Februari 2024, nanti.

"Jumlah personel yang dilibatkan terbagi dari Pam TPS dan patroli gabungan serta bersiaga di pos pengamanan totalnya 19.725 personel," kata Ibrahim.

Belasan ribu personel gabungan dari unsur Pemerintah Daerah, TNI, Polri ini bertujuan untuk menjaga kondusifitas selama pelaksanaan pemilu terutama melakukan patroli di masa tenang. "ini juga persiapan menghadapi kondisi saat pemungutan suara," ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, polisi dan personel lainnya, sudah melakukan pemetaan daerah rawan bencana seperti tanah longsor dan daerah aliran sungai serta daerah pegunungan. Polda Jabar telah mengintruksikan seluruh wilayah untuk menyiapkan personel dan peralatan serta berkoordinasi dengan stakeholder setempat untuk bersiap melakukan evakuasi warga ketika bencana terjadi.

"Tujuan utama patroli jaga kondusifitas wilayah. Diharapkan dapat memantau potensi kerawanan kamtibmas dengan menjangkau seluruh wilayah. Patroli dilakukan di tingkat Polda, Polres hingga Polsek," terangnya.

Sementara itu dalam sambutannya, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengatakan bahwa ASN, Polri, TNI, BIN, KPU, dan Bawaslu harus netral. Untuk itu pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan pemilu di wilayah Jawa Barat untuk jujur dan damai hingga perhitungan suara nanti. Pasalnya, pemilu merupakan momentum untuk menentukan arah dan pemimpin negara di masa depan.

"Kami forkopimda jabar hadir menjamin kemanan seluruh masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk tidak ragu menggunakan hak pilih sesuai pilihannya dan kami menjamin tak ada intimidasi dan kami menentang keras adanya kecurangan-kecurangan dalam pemilu ini, baik tidak pidana pemilu seperti politisasi sara dan penyebaran hoax," ucapnya.  (Cesar Yudistira)


Editor : Ahmad Sayuti