Selama Libur Natal, Dishub KBB Catat Adanya Lonjakan Volume Kendaraan di Kawasan Lembang hingga 40 Persen

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya lonjakan volume kendaraan yang menuju kawasan Lembang pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2024.

Selama Libur Natal, Dishub KBB Catat Adanya Lonjakan Volume Kendaraan di Kawasan Lembang hingga 40 Persen

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mencatat adanya lonjakan volume kendaraan yang menuju kawasan Lembang pada musim libur Natal dan Tahun Baru 2024.

Berdasarkan data penghitungan lalu lintas Natal dan Tahun Baru 2024 di Posko Lembang tercatat, jumlah kendaraan yang masuk dari Bandung ke Lembang pada 22; Desember 2023 mencapai 37.347 kendaraan.

"Secara rinci, sejak 22 Desember 2023 kendaraan dari Bandung ke Lembang sebanyak 17.121 kendaraan. Sebaliknya, dari Lembang ke Bandung sebanyak 20.226 kendaraan," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima, Senin 25 Desember 2023.

Fauzan melanjutkan, pada 23 Desember 2023 kendaraan dari Bandung ke Lembang sebanyak 16.564 kendaraan. Sebaliknya, dari Lembang ke Bandung sebanyak 15.891 kendaraan. Sehingga, total keseluruhan kendaraan yang masuk sebanyak 32.455 kendaraan.

"Lalu, pada 24 Desember 2023 total kendaraan yang tercatat secara keseluruhan sebanyak 36.418 kendaraan dengan rincian 20.599 kendaraan dari Bandung ke Lembang dan 15.819 kendaraan dari Lembang ke Bandung," jelasnya.

"Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan volume kendaraan di Padalarang yang cukup aman dan terkendali," sambungnya.

Menurutnya, ada peningkatan volume kendaraan pada tahun 2023 ini dibandingkan tahun 2022 lalu. Sebab, volume kendaraan pada tahun 2022 hanya sebanyak 23.891 kendaraan. Artinya, naik sebesar 36 persen.

Peningkatan yang cukup signifikan terjadi pada 23 Desember 2022, di mana peningkatan kendaraan mencapai 40 persen dibandingkan tahun 2022 yang hanya 19.433 kendaraan.

"Pada 24 Desember 2023 kenaikkan kendaraan mencapai 29 persen dibandingkan volume kendaraan tahun 2022 yang hanya 26.009 kendaraan," sebutnya.

Fauzan menjelaskan, guna mengantisipasi penumpukan kendaraan ke kawasan Lembang, pihaknya pun melakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem one way dari segmen Grand Hotel Lembang hingga Simpang Beatrix.

"Untuk tempat wisata kita monitor dari sisi kantung parkir dan sejauh ini masih memenuhi kapasitas," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau melalui surat edaran (SE) Bupati Bandung Barat apabila parkir di dalam tempat wisata kurang. Maka, para pelaku usaha wisata diminta agar segera menyiapkan kantung-kantung parkir alternatif untuk menampung parkir.

"Dengan demikian, hal itu bisa mencegah wisatawan atau pengunjung parkir di area badan jalan untuk fasilitas parkir," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ahmad Sayuti