Sempat Kabur, Dua Napi Diantar Istri untuk Serahkan Diri ke Lapas Kutacane Aceh

Setelah beberapa hari kabur, dua dari puluhan narapidana yang kabur diantarkan istri untuk menyerahkan diri kembali ke Lapas Kutacane.

Sempat Kabur, Dua Napi Diantar Istri untuk Serahkan Diri ke Lapas Kutacane Aceh
Momen napi diantar istri kembali ke Lapas

INILAHKORAN - Baru-baru ini viral sejumlah narapidana di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kutacane, Aceh Tenggara yang kabur menjelang berbuka puasa.

Setelah beberapa hari kabur, dua dari puluhan narapidana yang kabur diantarkan istri untuk menyerahkan diri kembali ke Lapas Kutacane.

Dalam video yang diunggah di X lampu_merahkita, kedua napi yang sempat pulang ke rumah itu diantar kembali ke lapas oleh istri masing-masing.

"Istri yang bijak...Punya itikad baik mengantar suaminya yang kabur dari tahanan untuk menyerahkan diri ke lapas Kutacane," tulis akun tersebut.

Kedatangan dua napi yang diantar oleh istri mereka masing-masing itu disambut baik oleh pihak lapas termasuk, Kalapas Kelas II B Kutacane, Andi Hasyim.

"Ibu ikut ya ke dalam, yakinkan keluarga semua, niat baik keluarga, kami dari lapas menjamin tidak ada kekerasan apapun, saya jaminannya," kata pihak Lapas.

Momen napi yang diantar kembali oleh istrinya masing-masing tersebut ke lapas mendapat apresiasi dari netizen.

"Wah keren sih istrinya, tetep nyerahin suaminya buat balik ke lapas lagi," tulis gaenero.

"Salur sih sama bininya," tulis akun kipas.

"Lagian kasihan juga kalao buron kan hidup keluarga jadi ga tenang," tulis akun notrestinpeace.

Sebelumnya, sebanyak 52 narapidana Lapas Kelas IIB Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, melarikan diri pada Senin (10/3) menjelang berbuka. Puluhan narapidana tersebut kabur setelah menjebol pintu keamanan dan loteng ruang staf lapas.

Kaburnya narapidana sempat membuat panik masyarakat yang sedang beraktivitas di luar lapas yang berada di pusat kota Kutacane, ibu kota kabupaten Aceh Tenggara. Narapidana tersebut kabur melalui pintu utama dan atap kantor lapas.

Mashudi menyebutkan dari puluhan warga binaan yang melarikan diri tersebut, tersisa 26 orang lagi yang belum kembali. Sebagian mereka yang lari tersebut ada yang ditangkap ada juga yang menyerahkan diri.

"Jaminan saya, tidak diapa-apakan. Diserahkan baik-baik, bisa diantar ke kantor polisi atau bisa juga langsung ke lapas. Kami berterima kasih kepada semua keluarga, perangkat desa, dan masyarakat yang memulangkan warga binaan ke Lapas Kutacane," kata Mashudi.


Editor : Firda Rachmawati