Sempat Kosong 3 Bulan, Kini Vaksin PCV Ada Lagi di Kabupaten Bogor

Usai sempat mengalami kekosongan selama tiga bulan, vaksin PCV (pneumococcal conjugate vaccine) di Kabupaten Bogor akhirnya ada lagi stoknya.

Sempat Kosong 3 Bulan, Kini Vaksin PCV Ada Lagi di Kabupaten Bogor
Pemberian vaksin PCV kepada bayu berusia satu tahun itu untuk mencegah penyakit yang disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae, seperti pneumonia (radang paru-paru) dan meningitis (radang selaput otak).  (reza zuifwan)

INILAHKORAN, Bogor - Usai sempat mengalami kekosongan selama tiga bulan, vaksin PCV (pneumococcal conjugate vaccine) di Kabupaten Bogor akhirnya ada lagi stoknya.

Pemberian vaksin PCV kepada bayu berusia satu tahun itu untuk mencegah penyakit yang disebabkan bakteri Streptococcus pneumoniae, seperti pneumonia (radang paru-paru) dan meningitis (radang selaput otak). 

Ketersediaan vaksin PCV itu sangat penting untuk anak-anak, terutama bayi karena pneumonia merupakan penyebab utama kematian pada kelompok usia tersebut.

"Alhamdulillah, vaksin PCV sudah ada lagi, setelah didistrubusikan oleh Pemprov Jawa Barat (Dinas Kesehatan)," ujar Kabid Pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Adang Mulyana kepada wartawan, Senin 29 Juli 2025.

Adang Mulyana menghimbau, bagi orang tua yang bayinya belum melengkapi imunisasi vaksin PCV, untuk segera melengkapi.

Ia pun menjelaskan, kebutuhan vaksin PCV di Kabupaten Bogor mencapai 5.793 vial perbulannya atau sesuai sasaran jumlah bayi di Bumi Tegar Beriman.

"Kebutuhan vaksin PCV dalam kurun waktu 1 bulan 5.793 vial atau 69.512 vial per tahun," tukasnya. 


Editor : Doni Ramdhani