Sempat Viral, Sopir Ambulans yang Antar Jenazah Bareng Penunjuk Arah Sesama ODGJ Minta Maaf
Dalam video tersebut, dua ODGJ tampak ikut dalam mobil ambulans sebagai penunjuk arah menuju rumah duka, namun perjalanan justru berakhir membingungkan karena keduanya tidak memberikan arahan jelas.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Sebuah video pengantaran jenazah pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) sempat viral di media sosial dan memicu kehebohan. Dalam video tersebut, dua ODGJ tampak ikut dalam mobil ambulans sebagai penunjuk arah menuju rumah duka, namun perjalanan justru berakhir membingungkan karena keduanya tidak memberikan arahan jelas.
Peristiwa tersebut terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, saat jenazah pasien ODGJ hendak dimakamkan. sopir ambulans tampak kesulitan menemukan lokasi tujuan lantaran kedua penunjuk arah yang merupakan sesama ODGJ hanya tersenyum tanpa menjelaskan dengan pasti arah yang harus ditempuh.
Kebingungan sang sopir pun menuai reaksi beragam dari warganet, terutama setelah dirinya menunjukkan ekspresi jengkel namun dengan nada yang dianggap menghibur.
Namun belakangan, terungkap bahwa kejadian itu ternyata hanya rekayasa demi konten media sosial. sopir ambulans yang terlibat dalam video tersebut akhirnya menyampaikan permintaan maaf kepada pihak Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Dadi Provinsi Sulawesi Selatan.
“Permintaan maaf sopir ambulans jenazah ODGJ kepada pihak RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan,” tulis keterangan dalam video yang diunggah ulang pada Sabtu (14/6/2025).
Kepala Bidang Keperawatan RSKD Dadi Makassar, H Abd Malik, membenarkan bahwa peristiwa dalam video itu terjadi pada Rabu (11/6/2025). Ia mengaku langsung ikut mengantar jenazah karena almarhum tidak memiliki keluarga.
“Saya sendiri yang mengantar ke Gowa untuk dimakamkan karena almarhum tidak punya keluarga,” jelas Malik saat dikonfirmasi, Kamis (12/6/2025).
Ia juga mengungkapkan bahwa tindakan sang sopir yang membuat video hanyalah candaan dan tidak ada niat untuk melecehkan. “Sopirnya tadi sudah datang ke kantor dan minta maaf. Tidak ada jenazah yang terlantar,” tambahnya.
Editor : Firda Rachmawati


