Sepertiga APBD 2025 Habis untuk Bayar Hutang, Dedi Mulyadi Tetap Komitmen Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Sepertiga APBD 2025 Habis untuk Bayar Hutang, Dedi Mulyadi Tetap Komitmen Penuhi Kebutuhan Masyarakat
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat dedi mulyadi mengakui, pemerintah provinsi harus mengelola secara efektif Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) 2025, agar dampak dari pembangunan bisa dirasakan oleh masyarakat.

Sebab, total APBD Pemprov Jabar 2025 senilai Rp31 triliun, sepertiganya nyaris habis untuk membayar hutang dan kewajiban.

"Banyak yang tanya, berapa anggaran Jabar tahun ini? Rp31 triliun. Tapi jangan dikira semuanya bisa dipakai. Kami harus bayar dulu utang PEN, BPJS, operasional Kertajati, sampai Masjid Al Jabbar," ujar Dedi dalam keterangannya, Rabu 9 Juli 2025.

Dia pun merinci, sepertiga itu diantaranya untuk membayar hutang PEN senilai Rp600 miliar, lalu Rp334 miliar untuk tunggakan BPJS, Rp60 miliar operasional BIJB Kertajati dan sekitar Rp40 miliar untuk operasional Masjid Al Jabbar.

Tak sampai di situ, Pemprov Jabar juga harus menyelesaikan persoalan ijazah siswa yang tertahan akibat belum ditebus. Total nilainya mencapai Rp1,2 triliun dan sejauh ini sudah dibayarkan sekitar Rp600 miliar, melalui skema dana Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU).

"Uangnya terbatas, tapi kebutuhan rakyat tetap harus dilayani. Jalan harus bagus, bencana harus ditangani, anak sekolah harus bisa lanjut, santri tetap dapat beasiswa. Itu komitmen saya," tegasnya.

Dedi mengakui, situasi ini tidak mudah. Namun dia menjamin pihaknya, tak akan lari dari tanggungjawab. Pengetatan belanja dilakukan, tapi tidak dengan mengorbankan hak rakyat.

"Mohon doa dari masyarakat. Kami akan terus bekerja meski dengan napas fiskal yang pendek," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti