Diplomat RI Tewas di Kos Menteng, Kemlu Sampaikan Belasungkawa

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya seorang diplomat fungsional muda yang ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Diplomat RI Tewas di Kos Menteng, Kemlu Sampaikan Belasungkawa

INILAHKORAN - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya seorang diplomat fungsional muda yang ditemukan meninggal dunia di tempat tinggalnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum, yang meninggalkan seorang istri dan dua orang anak,” ujar Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu RI, Judha Nugraha.

Judha menyampaikan bahwa diplomat yang meninggal tersebut merupakan staf Kemlu yang memiliki tugas penting dalam menangani isu-isu perlindungan WNI di berbagai negara. Peran almarhum selama bertugas dinilai strategis, terutama dalam menangani kasus-kasus sensitif yang melibatkan warga negara Indonesia di luar negeri.

“Almarhum adalah bagian dari tim yang fokus pada perlindungan WNI di luar negeri. Kami sangat kehilangan,” ungkap Judha.

Lebih lanjut, Judha menegaskan bahwa pihak Kemlu tidak ingin berspekulasi terkait penyebab kematian stafnya. Ia menekankan bahwa Kemlu menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada aparat kepolisian dan mendukung penuh jalannya penyelidikan.

“Kami tidak ingin berandai-andai. Saat ini kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan mendukung proses penyelidikan yang sedang berjalan,” tegasnya.

Kronologi Penemuan Jasad di Kos Menteng
Sebelumnya, jasad diplomat muda Kemlu RI ditemukan tak bernyawa di kamar kos miliknya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Polisi menyebut korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan, dengan kepala terlilit lakban dan tubuh ditutupi selimut.

Proses penyelidikan masih dilakukan oleh Polsek Menteng bersama tim dari Polres Metro Jakarta Pusat. Olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi, serta analisis CCTV tengah dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kematian.


Editor : Firda Rachmawati