Salah Kirim Pesan WhatsApp, Polisi Bongkar Fakta Baru Kematian Arya Daru
Polisi mengungkapkan bahwa fakta tersebut adalah bahwa Arya sempat salah kirim pesan WhatsApp, yang seharusnya ditujukan kepada orang dekatnya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN - Salah satu fakta terkait kasus kematian diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan terungkap.
Polisi mengungkapkan bahwa fakta tersebut adalah bahwa Arya sempat salah kirim pesan WhatsApp, yang seharusnya ditujukan kepada orang dekatnya, namun justru diterima oleh istrinya, Meta Ayu Puspitantri.
Fakta ini disampaikan dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Rabu (30/7), melalui layar monitor yang juga menampilkan potongan rekaman CCTV aktivitas terakhir Arya Daru di Mal Grand Indonesia.
“Berdasarkan CCTV terlihat korban antre taksi Bluebird, membawa tas gendong dan tas belanja, sesuai dengan keterangan saksi bahwa korban salah mengirim pesan WhatsApp,” demikian bunyi keterangan visual dalam konferensi tersebut.
Meski polisi tidak membeberkan isi pesan secara rinci, informasi yang beredar menyebut pesan itu mengarah ke isu personal yang sensitif.
Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya menyatakan bahwa penyebab kematian Arya Daru Pangayunan, diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), adalah bunuh diri.
Hasil pemeriksaan medis menyebutkan bahwa kematian disebabkan oleh gangguan pernapasan akibat tertutupnya saluran napas bagian atas, yang menghambat pertukaran oksigen ke dalam tubuh.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Wira Satya Triputra, dalam konferensi pers yang digelar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (29/7).
“Kematian korban disebabkan gangguan pada proses pertukaran oksigen yang terjadi karena tertutupnya saluran napas di bagian atas,” kata Wira.
Editor : Firda Rachmawati


