Sering Lupa? 13 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Jaga Daya Ingat

Sering lupa bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Simak 13 kebiasaan sederhana untuk membantu menjaga kesehatan otak dan daya ingat.

Sering Lupa? 13 Kebiasaan Ini Bisa Bantu Jaga Daya Ingat
ilustrasi/net

INILAHKORAN.ID-Lupa sesekali merupakan hal yang wajar, terutama seiring bertambahnya usia. Namun, sejumlah kebiasaan sehari-hari dapat dilakukan untuk membantu menjaga kesehatan otak sekaligus mempertahankan kemampuan mengingat.

Neuropsikiatri Drew Cumming menyarankan sejumlah langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kebiasaan tersebut tidak harus berupa latihan otak yang rumit, tetapi dapat dimulai dari aktivitas sederhana seperti bergerak aktif, tidur cukup hingga menjaga hubungan sosial.

Berikut 13 kebiasaan yang dapat membantu menjaga daya ingat:

1. Rajin Bergerak

Aktivitas fisik seperti berjalan kaki, yoga maupun olahraga lainnya dapat membantu menjaga kebugaran tubuh. Aktivitas tersebut juga dapat membantu tidur lebih baik, mengurangi stres dan mendukung aliran darah ke otak.

2. Tetap Aktif Secara Mental

Otak juga membutuhkan stimulasi. Membaca buku, memecahkan teka-teki, membuat sesuatu atau menjalankan hobi dapat menjadi cara untuk memberikan tantangan kepada otak.

3. Tidur yang Cukup

Tidur memiliki peran penting dalam proses menyimpan dan mengingat informasi. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat membuat seseorang lebih sulit mempelajari hal baru maupun mengingat informasi.

4. Perhatikan Pola Makan

Pola makan juga berkaitan dengan kesehatan otak. Perbanyak konsumsi buah, sayuran, biji-bijian dan sumber lemak sehat. Sebaliknya, makanan yang sangat diproses dan tinggi gula sebaiknya dibatasi.

5. Jangan Jarang Bersosialisasi

Berinteraksi dengan orang lain dapat membantu menjaga pikiran tetap aktif. Bersosialisasi juga dapat menjadi sarana untuk mengurangi stres dan menjaga kesehatan mental.

6. Pelajari Hal Baru

Mencoba sesuatu yang belum pernah dilakukan dapat memberikan rangsangan baru bagi otak. Misalnya mempelajari bahasa asing, memainkan alat musik atau mencoba hobi baru.

7. Bermain Permainan yang Mengasah Pikiran

Catur, kartu, teka-teki silang, Sudoku dan berbagai permainan lainnya dapat menjadi aktivitas menyenangkan untuk melatih kemampuan berpikir.

8. Kelola Stres

Stres yang berlangsung dalam waktu lama dapat memengaruhi kemampuan otak dalam menyimpan dan mengakses informasi. Karena itu, luangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks.

9. Perhatikan Konsumsi Alkohol, Rokok dan Zat Lainnya

Kebiasaan yang berdampak buruk terhadap kesehatan tubuh juga dapat memengaruhi fungsi otak dan daya ingat. Karena itu, konsumsi alkohol, rokok maupun zat lainnya perlu diperhatikan.

10. Luangkan Waktu Bersama Hewan Peliharaan

Merawat hewan peliharaan dapat membuat seseorang lebih aktif bergerak dan memiliki rutinitas. Interaksi dengan hewan juga dapat memberikan hubungan emosional yang positif.

11. Cukupi Kebutuhan Cairan

Dehidrasi dapat membuat tubuh dan otak bekerja kurang optimal. Memenuhi kebutuhan cairan sepanjang hari menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang penting untuk menjaga kondisi tubuh.

12. Gunakan Trik untuk Mengingat

Berbagai teknik sederhana dapat membantu mengurangi beban ingatan. Misalnya menggunakan singkatan, melakukan pengulangan atau mengelompokkan informasi menjadi bagian-bagian kecil.

Menulis jadwal, catatan maupun daftar kegiatan juga dapat membantu seseorang mengingat berbagai hal penting dalam aktivitas sehari-hari.

13. Jaga Kondisi Kesehatan Lainnya

Kesehatan tubuh secara keseluruhan juga penting bagi fungsi kognitif. Kondisi seperti tekanan darah tinggi, diabetes, gangguan tidur, depresi dan kolesterol tinggi dapat berkaitan dengan kesehatan kognitif.

Karena itu, menjaga kondisi kesehatan secara menyeluruh menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan otak.

Pada akhirnya, menjaga daya ingat tidak harus dilakukan melalui latihan yang rumit. Tidur cukup, mengonsumsi makanan bergizi, rutin bergerak, bersosialisasi dan mengelola stres merupakan sejumlah kebiasaan sederhana yang dapat membantu menjaga fungsi otak dalam jangka panjang.

Jika masalah ingatan mulai semakin sering terjadi atau sudah mengganggu aktivitas sehari-hari, sebaiknya konsultasikan kondisi tersebut kepada tenaga kesehatan.***


Editor : JakaPermana