Setahun Memimpin Karawang, Pasangan Aep - Maslani Makin Populer

Setahun memimpin Kabupaten Karawang pasangan Aep Syaepuloh dan Maslani makin populer lantaran program mereka yang pro rakyat

Setahun Memimpin Karawang, Pasangan Aep - Maslani Makin Populer
Pasangan Aep Syaepuloh - Maslani saat kampanye Pilbup Karawang pada 2025 lalu. Setahun pimpin Karawang pasangan ini makin populer dengan gebrakan program-program pro rakyatnya. (Nila Kusuma/Inilahkoran)

INILAHKORAN.ID - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh dan Maslani sudah satu tahun memimpin Kabupaten Karawang sejak dilantik 20 Februari 2025 lalu. 

Selama setahun memimpin Karawang banyak kebijakan pasangan Aep - Maslani ini dalam memberdayakan masyarakat Karawang. Alhasil pasangan ini semakin populer dimata warga Karawang.

Selama setahun memimpin Karawang pasangan Aep - Maslani lebih memprioritaskan sektor pendidikan, kesehatan dan Pertanian. Untuk sektor pendidikan APBD Karawang mengalokasikan sebesar Rp80 miliar untuk infrastruktur pendidikan di wilayah Karawang Utara meliputi Kecamatan Batujaya, Tirtajaya, Pedes, Cibuaya dan Pakis Jaya. 

Selain itu senilai Rp90 miliar digulirkan untuk renovasi sekolah di kecamatan Rengasdengklok, Kutawaluya, Rawamerta, Cilebar dan Jayakerta.

Sementara di sektor kesehatan Aep - Maslani membangun rumah sakit baru RSUD Rengasdengklok dan lantai dasar RSUD Karawang yang semuanya rampung tahun 2025. Selain rumah sakit, juga sejumlah Puskesmas menambah fasilitas kesehatan untuk masyarakat.

Kebijakan Aep - Maslani yang langsung menyentuh masyarakat yaitu mengenai Universal Health Coverage yang tembus 100,25 persen dari jumlah penduduk sebanyak 2.269.594 jiwa. Sukses itu yang membuat anggaran untuk UHC bertambah menjadi Rp290 miliar tahun 2026 dari Rp220 miliar ditahun 2024.

Program UHC yang diluncurkan Aep - Maslani direspon positif oleh masyarakat Karawang. Buat masyarakat ekonomi lemah UHC menolong mereka urusan dengan rumah sakit. Jadi anggapan sakit bisa membuat kita miskin karena biaya berobat mahal. Sekarang masyarakat tidak lagi takut karena biaya pengobatan sudah ditanggung oleh pemerintah.

Namun yang uniknya saking populer kebijakan UHC ini bukan hanya warga Karawang yang ikut menikmati UHC, tapi juga warga di luar Karawang yang banya berobat di RSUD Karawang. Namun Pemkab Karawang mulai membatasi program UHC untuk orang luar Karawang karena takut tidak terkendali.

Sementara itu untuk sektor perekonomian, pasangan Aep - Maslani melakukan peningkatan jalan disejumlah titik. Itu dimaksudkan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Jalan merupakan salah satu biaya bagi para pelaku usaha. Jika jalan rusak maka pelaku usaha juga akan tergaggu. Jika sudah terganggu otomatis ekonomi masyarakat juga terganggu

Seperti peningkatan ruas jalan kabupaten, yaitu Johar - Krasak, Krasak - Cikalong dan Tanjungpura - Rengasdengklok, juga berhubungan dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Selain itu pembangunan jembatan Ciselang yang baru selesai dibangun untuk mempercepat distribusi hasil pertanian dari area persawahan hingga masuk perkotaan.

Infrastruktur lain yang sudah rampung yaitu pembangunan underpass Gorowong yang menghubungkan jalan Surotokunto menuju Telukjambe dan kawasan industri. Pembangunan underpass Gorowong ini bisa mengurai kemacetan hingga masyarakat tidak lagi bertumpuk dengan kemacetan.

Pasangan Aep - Maslani juga membangun wilayah pusat kota seperti peningkatan jalan Tuparev, pembenahan stadion Singaperbangsa. gelagang olahraga atau GOR Panatyudha serta satu lagi penataan ruang terbuka hijau.

Sektor pertanian juga menjadi prioritas pembagunan pasangan Aep - Maslani. Kebijakan yang populer ketika membuat kebijakan membebaskan PBB bagi petani yang memiliki lahan sawah dibawah tiga hektar. Ditambah lagi petani yang mengalami gagal panen akibat hama atau bencana akan mendapat asuransi. 

Bahkan anak petani yang kurang mampu akan mendapat beasiswa pendidkan hingga sarjana. Untuk program beasiswa ini pasangan Aep - Maslani mengelontorkan anggaran hingga Rp 25 miliar

Bupati Aep Syaepuloh diberikan penghargaan oleh Presiden Prabowo, yaitu penghargaan Setya Lencana Wira Karya atas kontribusinya bagi pertanian di Karawang.  


Editor : Ahmad Sayuti