Terapkan Program Kacer, Aep Syaepuloh Terima Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026

Bupati Karawang Aep Syaepuloh meraih penghargan Pemimpin Daerah Award 2026 yang digelar iNEWS Media Group di JHC iNews Tower, Jakarta. 

Terapkan Program Kacer, Aep Syaepuloh Terima Penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026
Bupati Karawang Aep Syaepuloh usai mendapat penghargaan Pemimpin Daerah Award 2026 di Jakarta. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Bupati Karawang Aep Syaepuloh meraih penghargan Pemimpin Daerah Award 2026 yang digelar iNEWS Media Group di JHC iNews Tower, Jakarta. 

Penghargaan diberikan atas capaian kinerja Pemkab Karawang dalam meningkatkan pelayanan publik melalui program Karawang Cerdas (Kacer) di Karawang. Program Kacer merupakan program beasiswa Karawang Cerdas dari mulai sekolah SD hingga Universitas.

Aep mengaku penghargaan diterima atas kinerja Pemkab Karawang dalam melayani masyarakat dalam program Kacer. Dalam program Kacer ini ribuan orang menerima beasiswa sekolah dari tingkat SD hingga perguruan tinggi. 

"Masalah sekolah menjadi salah satu prioritas kami dalam menjalani pemerintahan. Pendidikan merupakan program penting yang tidak bisa diabaikan oleh kita," kata Aep, Jumat (28/8/2026).

Menurut Aep, program Kacer merupakan salah satu pelayanan publik yang sedang dilaksanakan Pemkab Karawang. Hal itu untuk mempermudah masyarakat Karawang mendapatkan pendidikan. 

"Kami ingin menunjukan kepada masyarakat kami masalah pendidikan itu penting. Kami siapakan beasiswa kepada warga kami dalam menempuh pendidikan," katanya.

Pemkab Karawang diakuinya tetap berkomitmen dalam menjalankan layanan publik. Salah satunya yaitu Karawang sudah membangun Mal Layanan Publik (MPP) yang berdiri disejumlah Mall di Karawang. MPP bertugas melayani pembuatan administrasi kependudukan dan lainnya. 
"Kalau butuh layananan kependudukan atau apapun bisa di Mall sekarang mah. Itu untuk mempermudah warga mendapatkan layanan publik," katanya.

Program yang dijalankan Pemkab Karawang seperti program Kace kemudian mendapat penghargaan yang harus diapresiasi. Salah satu bentuk implementasi program tersebut adalah penyediaan modul pembelajaran gratis sebagai pengganti LKS bagi siswa SD dan SMP.

"Modul pembelajaran gratis ini merupakan pengganti dari LKS yang suka menjadi masalah bagi orang tua. Kami berikan gratis untuk memudahkan pelajar sekolah," ujarnya.

Menurut Aep dengan program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan siswa memperoleh bahan pembelajaran yang dibutuhkan. 


Editor : Doni Ramdhani