Setelah Satu Minggu Berkantor Di Alun-alun, Bima Rutin Berkeliling Cek Fasilitas
Berjalan mengelilingi Alun-alun Kota Bogor, Bima Arya menyapa dan berbincang dengan warga yang ditemuinya
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Setelah satu Minggu berkantor di Alun-alun Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya rajin menata kawasan Alun-alun, bahkan Bima juga kerap berkumpul bersama masyarakat di tengah aktivitasnya.
Berjalan mengelilingi Alun-alun Kota Bogor, Bima Arya menyapa dan berbincang dengan warga yang ditemuinya. Saat akhir pekan diketahui, selain warga Kota Bogor Alun-alun juga banyak dikunjungi oleh masyarakat diluar Bogor, seperti dari Jakarta, Tangerang, Karawang, Bekasi, Depok bahkan hingga masyarakat Sukabumi.
Pengunjung Alun-alun dari luar kota sengaja datang untuk berlibur dan menghabiskan waktu akhir pekan di Kota Bogor.
"Kemarin saya tanya, ada dari Sukabumi, datang ke sini sengaja liburan ke Kota Bogor. Pengunjung dari luar Kota Bogor itu berlibur ke Kebun Raya Bogor (KRB), melihat Istana Bogor dan rusa serta mengunjungi Balai Kota Bogor. Kemudian transit di Alun-alun Kota Bogor sambil menunggu jadwal kereta Pangrango," ungkap Bima kepada wartawan pada Senin (19/6/2023).
Bima menuturkan, selain berkumpul bersama pengunjung Alun-alun, dirinya juga mengecek berbagai fasilitas di Alun-alun Kota Bogor, seperti fasilitas tempat duduk, tempat menunggu, toilet, tempat sampah dan sebagainya. Bahkan Wali Kota Bogor dua priode ini juga mengaku sempat berbincang dengan para pedagang kaki lima yang berjualan di seberang Alun-alun.
"Di sana ada beberapa pedagang yang sudah berjualan belasan tahun, bahkan hingga puluhan tahun di Jalan Dewi Sartika. Insya Allah ini akan kami tata ya, nanti kami tata sentra kulinernya di sana. Jadi bisa berjualan rapi dan bersih. Tapi harus juga dijaga kerapiannya," terangnya.
Bima memaparkan, srlain sebagai tempat berkumpul bersama keluarga, sahabat, teman dan kerabat, untuk bermain anak-anak, tempat olahraga dan wisata, Alun-alun Kota Bogor juga dimanfaatkan oleh dua pemuda yang menggelar pojok membaca sebagai fasilitas baca buku gratis.
"Keberadaan dua anak muda ini pun menarik perhatian saya dan saya pun menyumbangkan buku. Jadi dua orang pemuda asal Sulawesi Tenggara Zulfikar (23) dan Aswad (22), mahasiswa yang memiliki ide kreatif untuk membangun kembali kesadaran membaca masyarakat," paparnya.
Bima membeberkan, dua pemuda itu memanfaatkan momen ramainya pengunjung di Alun-alun Kota Bogor, dua pemuda dari Cetta Pustaka atau yang bisa diakses di akun instagram Cetta_pustaka memberikan fasilitas membaca gratis.
"Setiap Sabtu dan Minggu keduanya menggelar pojok membaca di Alun-alun Kota Bogor sejak siang hingga sore. Kegiatan ini awalnya dilakukan di kampung halaman mereka sejak tahun 2018. Namun ketika mereka berkuliah di Bogor mereka pun melanjutkan aktivitas tersebut di Kota Bogor," bebernya.
"Jadi kami memang hobi baca dan suka membaca, kami juga ingin anak-anak juga hobi membaca. Kami ingin membangun kembali kesadaran membaca, membaca itu asyik lho bisa dimana saja, bisa kapan saja, nah semoga dari kegiatan ini juga bisa meningkatkan literasi," tutur salah satu pemuda asal Sulawesi Tenggara Zulfikar.
Dalam sehari kata Zulfikar, pengunjung yang hadir bisa mencapai 50 hingga 100 orang. Ia pun menyampaikan terima kasih atas sumbangan buku yang diberikan oleh Bima Arya. (Rizki Mauludi)
Editor : JakaPermana

