Sikap Kami: Sederhana Itu Merdeka
MERAYAKAN peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia itu penting. Tapi, tidak juga perlu harus hura-hura. Toh, Republik ini sudah semakin dewasa, bukan “anak baru gede” (ABG) lagi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
MERAYAKAN peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia itu penting. Tapi, tidak juga perlu harus hura-hura. Toh, Republik ini sudah semakin dewasa, bukan “anak baru gede” (ABG) lagi.
Memperingati HUT RI itu, sejatinya, hanya penting untuk dua hal. Pertama, berkontemplasi dan mengenang kembali perjuangan para pejuang. Kedua, memikirkan bagaimana berjuang mengisi kemerdekaan itu untuk kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga negara.
Karena itu, tidak ada yang salah jika dilakukan secara sederhana, seperti yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Berapa kebutuhan anggarannya? Yang pasti, hanya seujung kuku dibanding Rp87 miliar yang digelontokan pemerintah memusatkan peringatan HUT RI secara nasional di Kota Nusantara.
Peringatan yang sederhana itu, justru akan lebih membuka ruang bagaimana kita melakukan kontemplasi secara utuh terhadap Republik ini. Peringatan akan lebih fokus, tidak terkontaminasi pesta hura-hura yang tidak perlu.
Terlebih, pada situasi seperti sekarang ini. Tak ada yang membantah bahwa situasi negeri ini sedang tidak baik-baik saja. Ekonomi kita katanya baik-baik saja, tapi betapa banyak masyarakat yang mengalami penurunan kemampuan.
Pabrik dan industri banyak yang tutup. Akibatnya, pemutusan hubungan kerja terjadi di banyak tempat. Hal itu bertemu dengan tingginya angka pencari kerja yang kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Tidak pantas juga, dalam kondisi yang semacam itu, pesta-pesta digelar. Beragam event dan agenda diselenggarakan. Akan lebih banyak buang-buang uangnya ketimbang manfaatnya.
Bagi Jawa Barat, peringatan HUT RI memang selalu memberi warna khusus. Sebab, dua hari setelah itu, Provinsi Jawa Barat pun melangsungkan peringatan hari jadinya.
Ini pun hemat kita tak berdosa jika diperingati secara sederhana. Sebab, intinya serupa: kontemplasi dan berpikir bagaimana Jawa Barat ke depan yang lebih baik.
Langkah-langkah Pemprov Jabar memperingati hari-hari penting itu secara sederhana, patut diapresiasi. Kalaupun ada agenda “rame-rame” yang hendak digelar pun, kita yakini adalah demi kemajuan Jawa Barat.
Seperti kita tahu, selepas peringatan dua hari penting itu, akan ada rangkaian West Java Festival, 23-24 Agustus mendatang. Jangan bayangkan ini jamaknya festival yang biasanya hura-hura.
Kegiatan ini akan diisi aktivitas-aktivitas positif yang bermanfaat bagi masyarakat Jawa Barat. Mulai dari pameran produk UMKM, pameran kuliner, jobfair, edufair, dan sejenisnya.
Peringatan HUT RI, peringatan HUT Provinsi Jabar, adalah agenda tahunan yang kita jalankan. Setiap tahun, semestinya peringatan-peringatan ini memberi makna positif seluas-luasnya. Bukan sekadar pesta-pesta, hura-hura. Merdeka! (*)
Editor : Zulfirman

