Sinergi Kadin dan KKMP Sukahati, Peluang Bisnis Bergizi dengan Pasar Jelas

Sinergi Kadin Kabupaten Bogor dengan KKMP Cibinong membuka peluang bisnis bahan baku MBG senilai Rp370 triliun. Fokus pada usaha strategis dan minim risiko.

Sinergi Kadin dan KKMP Sukahati, Peluang Bisnis Bergizi dengan Pasar Jelas
Sinergi Kadin Kabupaten Bogor dengan Paguyuban Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kecamatan Cibinong mendapat apresiasi. (InilahKoran/Reza Zurifwan)

INILAHKORAN.ID – Wakil Ketua Umum Bidang Peternakan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Cecep Muhammad Wahyudin mengapresiasi sinergitas Kadin Kabupaten Bogor dengan Paguyuban Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kecamatan Cibinong

Salah satu KKMP, yakni KKMP Polres Bogor Sukahati, berhasil berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Bogor Sukahati.

Berkat kerja sama ini, KKMP Sukahati mampu menghasilkan omzet bersih sekitar Rp8 juta per bulan dengan modal swadaya Rp30 juta.

Cecep menekankan, KKMP sebaiknya fokus pada peluang bisnis yang pasti dan bermanfaat, seperti menjadi pemasok bahan baku Makanan Bergizi Gratis (MBG). 

Program MBG, menurutnya, memiliki pasar yang jelas dan nilai proyek mencapai Rp 370 triliun, sehingga menjadi peluang yang layak dibidik.

"KKMP tidak perlu repot memikirkan bisnis lain. Fokus saja pada kolaborasi dengan SPPG untuk memasok bahan baku makanan. Sinergi Kadin Kabupaten Bogor dengan KKMP Cibinong ini patut ditiru karena banyak KDKMP bingung mau usaha apa," ujar Cecep kepada wartawan, Selasa (10/2/2026).

Cecep juga menyoroti kesalahan beberapa KDKMP yang menjalankan usaha agen gas elpiji 3 Kg, karena persaingan terlalu ketat dan tidak sehat. 

Dia menekankan, KDKMP sebaiknya memilih bisnis risiko kecil tapi strategis, seperti memasok bahan baku MBG melalui kolaborasi dengan SPPG.

Manfaatkan Peluang yang Tersedia

Ketua Kadin Kabupaten Bogor, Sintha Dec Checawaty menambahkan, Koperasi Kadin terus mendorong dan menggairahkan KDKMP agar aktif memanfaatkan peluang yang tersedia. 

Pemerintah pun telah memberi kemudahan, antara lain melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan pembentukan KDKMP, serta koordinasi MBG oleh lima menteri dan Badan Gizi Nasional (BGN).

SPPG membutuhkan berbagai bahan baku makanan seperti daging ayam, telur, beras, sayuran, dan lainnya, yang bisa dipasok oleh KDKMP. 

Sintha menuturkan, KDKMP bisa fokus pada peternakan ayam potong dan petelur, pertanian sayur, maupun pengolahan makanan.

"Selain meningkatkan ekonomi masyarakat dan mencegah inflasi, kolaborasi ini membantu mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo Subianto dalam ketahanan pangan dan swasembada pangan," ujar Sintha Dec Checawaty.***


Editor : Gin gin T Ginulur