Sistem Plato Terkendala Jaringan, Dishub KBB Bakal Manfaatkan IG untuk Informasikan Pantauan Lalin saat Lebaran 

Minimnya kualitas jaringan internet di Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat sensor pendeteksi volume dan kecepatan kendaraan atau sistem Penghitung Lalu Lintas Otomatis (Plato) tidak beroperasi secara maksimal.

Sistem Plato Terkendala Jaringan, Dishub KBB Bakal Manfaatkan IG untuk Informasikan Pantauan Lalin saat Lebaran 
Minimnya kualitas jaringan internet di Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat sensor pendeteksi volume dan kecepatan kendaraan atau sistem Penghitung Lalu Lintas Otomatis (Plato) tidak beroperasi secara maksimal.

INILAHKORAN, Ngamprah - Minimnya kualitas jaringan internet di Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat sensor pendeteksi volume dan kecepatan kendaraan atau sistem Penghitung lalu lintas Otomatis (Plato) tidak beroperasi secara maksimal.

Imbasnya, Dinas Perhubungan (Dishub) KBB terpaksa melakukan pendataan (counting) jumlah kendaraan secara manual lantaran Plato tidak bisa mengirimkan data ke server.

"Karena kondisi jaringan yang memang terkendala membuat Plato tidak bisa share data ke server," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) KBB, Fauzan Azima didampingi Kasi Manajemen Rekayasa Lalu Lintas, Didin Muslihudin saat ditemui, Rabu 13 Maret 2024.

"Akibatnya, kami terpaksa melakukan penghitungan data kendaraan secara manual. Termasuk, saat hari libur kemarin," sambungnya.

Kendati demikian, jelas Fauzan, pihaknya saat ini tengah melakukan perbaikan Plato yang ada di sejumlah titik di wilayah Bandung Barat mengingat counting sangat penting dilakukan guna memberikan informasi kepada masyarakat terkait kondisi lalu lintas terkini.

"Sejauh ini monitoring dilakukan di sejumlah wilayah. Seperti di selatan mulai dari batas antara KBB dan Kabupaten Bandung, yakni Soreang-Cipatik-BBS, Simpang Cihampelas-Cililin," ujarnya.

Selanjutnya, untuk pantauan di wilayah tengah dilakukan mulai dari batas antara Cimahi-KBB, tepatnya di Padasuka, Cilame, Cimareme, Batujajar, Cangkorah dan Citunjung.

"Ke arah utara kita juga lakukan pantauan mulai dari Gerbang Tol Padalarang-Tagog-Ciburuy," ujarnya.

Secara keseluruhan kamera CCTV di Kabupaten Bandung Barat terpasang di 44 simpang jalan. Sedangkan, camera yang berfungsi untuk counting sebanyak enam kamera CCTV.

"Enam kamera yang berfungsi untuk counting antara lain Soreang, Samsat Cimareme, Ciburuy, Cikamuning dan di Lembang ada dua titik, yakni Mini Mania dan di dekat Hotel Putri Gunung," sebutnya.

Meski begitu, pihaknya tak memungkiri dalam pengoperasiannya Plato kerap terkendala mengingat sistem jaringan internet di KBB yang masih menggunakan Wifi.

"Ada beberapa wilayah yang kameranya terkendala saat beroperasi karena gangguan jaringan internet, seperti di kawasan utara, wilayah Paratag, Universitas Advent Indonesia (Unai), Lembang Park and Zoo, Simpang Beatrix," ujarnya.

"Kemudian, Kampung Gajah, Inti Metal, Simpang Panorama, Simpang Orchid Forest dan Tangkuban Parahu," sambungnya.

Selanjutnya, ke arah timur kendala jaringan juga terjadi di kawasan The Lodge Maribaya dan di Tugu Batas Kota Bandung dan Bandung Barat, yakni Jalan Setiabudi.

"Kendalanya karena kebanyakan di kita menggunakan jaringan WiFi dengan sistem poin to poin bukan menggunakan Fiber Optic (FO). Sebenarnya, FO itu cocok untuk kawasan perkotaan," ujarnya.

"Mudah-mudahan semua provider bisa diarahkan ke FO," imbuhnya.

Namun, sambung Fauzan, minimal ke depan Dishub KBB bisa memberikan peringatan dini atau early warning yang bisa menampilkan kondisi arus lalu lintas kepada masyarakat.

"Seperti di Lembang atau khusus tempat wisata minimal empat titik bisa memperlihatkan kondisi lalu lintasnya seperti apa," ujarnya.

Sementara itu, ungkap Fauzan, mengantisipasi kendala jaringan pada saat libur Lebaran pihaknya bakal memanfaatkan media sosial Instagram untuk menginformasikan pantauan lalu lintas secara live streaming.

"Momen lebaran kita lakukan live streaming pake media sosial di Instagram, mulai kondisi lalu lintas di titik-titik tertentu," ungkapnya.

"Kita juga ada petugas ke lokasi yang memberikan informasi di lokasi aksesibilitas, seperti di lokasi parkir wisata," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : JakaPermana