Siswa Baru Bubar, Atap Kelas SDN II Tamelang Karawang Ambruk
Atap ruang kelas SDN Tamelang II Kabupaten Karawang ambruk setelah siswanya keluar kelas usai pelajaran
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Atap ruang kelas di SDN Tamelang II, Desa Tamelang, Kabupaten Karawang, ambruk, Selasa 10 Februari 2026 sekitar pukul 13.00 WIB. Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Insiden atap ambruk ruang kelas SDN Tamelang II untungnya terjadi setelah kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas tersebut beres, dan para siswa sudah meninggalkan ruang kelas.
Salah seorang guru SDN Tamelang II, Windi Antika mengatakan, atap ruang kelas sekolah mendadak ambruk sekitar pukul 13.00 WIB usai siswa selesai belajar dan meninggalkan kelas. Kondisi bangunan yang sudah tidak layak ditambah hujan yang turun setiap hari menjadi penyebab atap ruang kelas ambruk.
"Kondisi bangunan setiap kelas memang sudah tidak layak untuk digunakan, ini juga digunakan karena tidak punya pilihan. Kami sudah mengajukan ke pemerintah kondisi bangunan sekolah yang sudah tidak layak untuk belajar mengajar namun belum ada tanggapan sampai akhirnya roboh," kata Antika, Selasa (10/2/26).
Menurut Windi, kondisi bangunan sekolah memang sudah rusak sejak lama. Bangunan hingga atap sekolah mengalami retak disetiap sisinya. Kondisi ini diper parah ketika turun hujan karena bangunan bocor hingga membasahi sekolah. Hampir seluruh kelas mengalami kerusakan parah dan butuh perbaikan.
"Hampir seluruh ruang kelas rusak mulai dari kelas 1 sampai kelas IV rusak karena tembok dan atapnya retak - retak," katanya
Windi mengatakan setelah ruang kelas roboh pihak sekolah membuat kebijakan baru dimana setiap siswa akan mendapat giliran shif ata belajar secara bergilir. Kelas 1 belajar mulai pukul 07.00 hingga pukul 10.00 WIB sedangkan kelas 2 akan belajar mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.
"Karena kekurangan kelas siswa belajar secara bergilir sesuai shif. Kami harapkan tidak ada gangguan dalam belajar mengajar sampai sekolah di perbaiki," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Karawang, Wawan Setiawan, mengatakan sekolah roboh di SDN II Tamelang akan ditangani serius oleh Pemkab Karawang. Peristiwa atap sekolah ambruk terjadi secara mendadak padahal pihal Pemkab sedang melakukan pendataan sekolah rusak di Karawang.
Karena sudah roboh pihak Pemkab memastikan akan segera membangun sekolah tersebut.
"Pak bupati sudah memerintahkan kami untuk membangun sekolah SDN II Tamelang. Itu akan kami laksanakan tahun ini juga dan sekarang kami mulai melakukan pendataan ruang kelas yang rusak," kata Wawan.
Menurut Wawan, pembangunan sekolah SDN II Tamelang tidak bisa dilakukan satu kelas. Karena kerusakan bangunan sekolah sudah hampir merata jadi harus secara keseluruhan.
"Kalau dibangun setiap kelas tidak bisa karena bangunan itu kan nempel jadi harus semuanya kita bangun dari awal," katanya.
Editor : Ahmad Sayuti

