Siswi SMPN 4 Cisarua Banggakan Sekolah Lewat Puisi
Prestasi membanggakan ditorehkan Naesila Wafa Nuralika, seorang siswi SMPN 4 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Prestasi membanggakan ditorehkan Naesila Wafa Nuralika, seorang Siswi SMPN 4 Cisarua, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Pasalnya, Naesila berhasil meraih juara 2 lomba cipta puisi pada kegiatan Bulan Bahasa Tingkat Sub Rayon (SR) 1 SMP se- Kabupaten Bandung Barat.
Naesila mengaku, dirinya bangga lantaran bisa meraih juara. Meski begitu, ia pun akan terus giat berlatih untuk bisa terus meraih prestasi.
“Alhamdulillah saya bangga karena bisa meraih juara. Tapi, itu tidak menjadikan saya untuk berhenti berlatih," ungkapnya.
"Just this early (ini hanya awal) bagi saya untuk terus menekuni minat saya dalam menulis puisi,” sambungnya.
Ketua MGMP Bahasa Indonesia SR 1, Rina Agustini mengatakan, kegiatan tersebut diinisiasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SR 1 di Pesantren SMP Nurul Fikri, beberapa waktu lalu.
"Kegiatan yang diikuti oleh 92 peserta dari 23 SMP se-Sub Rayon 1," katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan Bulan Bahasa diadakan untuk meningkatkan kreativitas siswa. Termasuk, bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan dan kebanggaan siswa dan siswi dalam bidang Bahasa dan Sastra Indonesia.
"Kegiatan Bulan Bahasa merupakan wadah dan fasilitas pengembangan diri bagi peserta didik dalam bidang Bahasa dan Sastra Indonesia," ujarnya.
"Selain itu, ini juga sebagai ajang silaturahmi bagi para guru Bahasa Indonesia di Sub Rayon 1," sambungnya.
Sementara itu, Kepala SMPN 4 Cisarua, Pipih Sopiah menuturkan, kegiatan tersebut memberikan kesempatan kepada siswa untuk berani menampilkan potensi masing-masing.
Menurutnya, mereka mendapatkan prestasi sebagai bonus dari proses dalam berlatih.
“Kita memberikan kesempatan pada anak untuk berani tampil dan memunculkan potensi masing-masing. paling tidak mereka mau menampilkan yang terbaikpun itu sudah bagus,” tuturnya.
Ia mengaku, sangat mendukung kegiatan yang menunjang bakat peserta didiknya. Terutama, berkaitan dengan mata pelajaran yang diajarkan di sekolah.
"Hal tersebut, karena setiap peserta didik memiliki keunikan, sama halnya dengan kurikulum Merdeka yang menyatakan bahwa setiap siswa memiliki bakat dan minat masing-masing," tandasnya.*** (agus satia negara).***
Editor : JakaPermana

