Stok Darah di Garut Habis, Pasien Thalasemia Kebingungan Penuhi Kebutuhan Darah
Sekitar 60-70 persen stok darah di Garut habis. Akibatnya, pasien thalasemia kebingungan untuk memenuhi kebutuhan darah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Garut - Sekitar 60-70 persen stok darah di Garut habis. Akibatnya, para pasien thalasemia atau pengidap kelainan darah kebingungan untuk memenuhi kebutuhan darah.
"Anak-anak pasien thalasemia di Garut itu menghabiskan sekitar 60-70 persen dari stok darah di Garut. Jadi, kebutuhan darah Garut itu sekitar 2.000 labu," kata Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Garut Hani Firdiani Budiman saat Hari Perlindungan Anak Internasional di Gedung Islamic Center Jalan Pramuka Kecamatan Garut Kota, Senin 30 Mei 2022.
Hani menyebutkan, pihaknya menargetkan kantong darah terkumpul dalam donor darah saat itu sebanyak 500 lebih labu darah yang sangat dibutuhkan para pasien thalasemia. Hal itu untuk mengisi kekosongan stok darah di Garut yang berada di Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Garut.
Baca Juga: Kenceng! Selama Jadi Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi Terima Setoran Hingga Rp7 Miliar
Dia berharap masyarakat Garut dapat melakukan donor darah secara rutin. Sebab menurutnya, mendonorkan darah itu selain menyehatkan, juga dapat menyelamatkan masyarakat lainnya yang membutuhkan darah.
Sedangkan, Ketua PMI Garut Helmi Budiman berharap kegiatan donor darah menjadi kegiatan rutin, dua atau tiga bulanan karena tingginya kebutuhan masyarakat di Garut terhadap persediaan darah.
Dia pun menyatakan terima kasihnya kepada penyelenggara dan masyarakat Garut yang telah mendonorkan darahnya demi menolong sesama masyarakat di Garut, khususnya bagi anak-anak pasien thalasemia.
Wakil Bupati Garut itu menambahkan, pihaknya telah melakukan beberapa langkah sebagai upaya memenuhi kebutuhan stok darah di Garut. Salah satunya menggelar kegiatan donor darah bukan hanya sebatas tingkat kecamatan melainkan bahkan hingga tingkat desa. (Zainulmukhtar)
Editor : inilahkoran


