Sudahi Perselisihan, Budiana Minta KONI Kabupaten Bogor Segera Pilih Plt
Ketum KONI Jabar Muhammad Budiana mendiring agar KONI Bogor segera memilih pemimpin baru minimal Plt
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat mendorong agar KONI Kabupaten Bogor tidak kosong kepemimpinan pasca Dedi Ade Bachtiar mundur sebagai Ketua, minimal ada seorang pelaksana tugas (Plt).
Apalagi, atlet, pelatih, cabang olahraga (Cabor) dan kontingen Kabupaten Bogor, seperti halnya kontingen KONI kabupaten dan kota lainnya di Jawa Barat bakal bertanding di ajang Porprov XV Jawa Barat pada Tahun 2026.
Ketua KONI Jawa Barat Muhammad Budiana mendorong, agar segera terpilih Ketua KONI Kabupaten Bogor periode 2026 - 2030, minimal diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt).
"Semoga sore ini, terpilih Ketua KONI Kabupaten Bogor periode 2026 - 203 atau minimal Plt Ketua KONI Kabupaten Bogor," katanya kepada wartawan di Hotel Lorin Sentul, Babakan Madang, kepada wartawan, Selasa, (14/4/2026).
Muhammad Budiana berharap, perbedaan pendapat yang terjadi di KONI Kabupaten Bogor sebelumnya, antara Ketua dengan pengurus cabang olahraga segera disudahi.
"Segera sudahi perbedaan di hari ini juga, kasihan para atlet dan pelatih. Apalagi saya juga mendengar keluhan mereka, di mana atlet membiayai secara mandiri kegiatan keolahragaannya, itu berarti hati mereka baik karena tidak juga melakukan aksi demonstrasi atas nasibnya saat ini," harapnya.
Ia meminta, agar KONI Kabupaten Bogor segera mendaftarkan atlet, pelatih dan official (kontingennya) ke KONI Jawa Barat atau Panitia Besar untuk mengikuti ajang Porprov XV Jawa Barat.
Sementara, itu Wakil Ketua I Bidang Organisasi KONI Jawa Barat Andrian Tedjakusuma menuturkan jajarannya menunggu penunjukan caretaker atau Plt Ketua KONI Kabupaten Bogor.
"Untuk periode masa jabatan Caretaker maupun Plt Ketua KONI Kabupaten Bogor tetap 4 tahun dari Tahun 2026 hingga 2030 karena Dedi Ade Bachtiar sebelumnya sudah menjabat selama dua tahun. Kami berharap, permasalahan ini bisa segera diselesaikan, karena atlet Kabupaten Bogor, banyak di antaranya menjadi tulang punggung prestasi olahraga di Jawa Barat. Jangan gara-gara permasalahan di organisasi, prestasi olahraga kita menurun," jelasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

