‎Sungai Ciberes Kembali Meluap, Rendam Ratusan Rumah di Waled Cirebon

Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa malam. Peristiwa ini terjadi akibat luapan Sungai Ciberes setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Waled sejak sore hingga malam hari.

‎Sungai Ciberes Kembali Meluap, Rendam Ratusan Rumah di Waled Cirebon
Banjir kembali merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa malam. Peristiwa ini terjadi akibat luapan Sungai Ciberes setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Waled sejak sore hingga malam hari.

‎INILAHKORAN.IDbanjir kembali merendam ratusan rumah warga di Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Selasa malam. Peristiwa ini terjadi akibat luapan sungai Ciberes setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Waled sejak sore hingga malam hari.

‎Danramil Waled, Kodim 0620/Kabupaten Cirebon, Kapten Chk Suprinadi,  mengatakan, pihaknya mengerahkan Babinsa Koramil 2008/Waled langsung melakukan monitoring pascahujan deras yang berlangsung pukul 17.00 hingga 19.00 WIB. Pengecekan dilakukan sejak pukul 23.00 WIB hingga selesai.

Dia menjelaskan, ‎ di Desa Mekarsari, banjir menggenangi permukiman warga dengan ketinggian air sekitar 30 hingga 70 sentimeter. Genangan terjadi di lima dusun, yakni Dusun Wage dengan 35 rumah terdampak, Dusun Kliwon 39 rumah, Dusun Manis 36 rumah, Dusun Pahing 28 rumah, serta Dusun Pon 35 rumah. Ketinggian air di dusun-dusun tersebut berkisar antara 20 hingga 55 sentimeter.

‎“Kondisi saat ini genangan air di permukiman berangsur surut,” ujarnya, Rabu 31 Desember 2025.

banjir juga melanda Desa Ciuyah, Dusun 3 Blok Kokoncong, Kecamatan Waled. Sebanyak 111 unit rumah terendam dengan ketinggian air mencapai 30 hingga 60 sentimeter. Total warga terdampak tercatat 213 kepala keluarga atau 517 jiwa. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun akses jalan warga sempat terendam.

‎"Kejadian bencana alam banjir akibat meluapnya sungai Ciberes,” katanya.

Untuk itu lanjutnya, ‎Babinsa bersama aparat setempat melakukan pengecekan langsung ke lokasi banjir serta bersinergi dengan instansi terkait untuk membantu evakuasi warga menggunakan perahu karet. Warga juga diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca, terutama saat hujan deras disertai angin kencang.

‎“Warga yang mengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing,” akunya.

‎Hingga saat ini, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terpantau. Aparat masih melakukan monitoring perkembangan situasi dan siap melaporkan jika terjadi perubahan kondisi di lapangan.***


Editor : JakaPermana