Syarat Mutlak Ballon d'Or
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Bsafaat
LAMINE Yamal punya pandangan sendiri soal siapa yang layak meraih Ballon d'Or. Menurut bintang Barcelona itu, penghargaan individu paling bergengsi di sepak bola tersebut seharusnya diberikan kepada pemain yang paling menghibur, bukan yang paling banyak mencetak gol.
"Ini bukan soal jumlah gol. Saat memikirkan Ballon d'Or, saya teringat Messi, Ronaldinho, pemain-pemain yang membuat Anda bermimpi," kata Yamal kepada L'Equipe, seperti dikutip ESPN.
Pernyataan ini muncul di tengah persaingan terbuka menuju Ballon d'Or 2026. Pemenangnya akan diumumkan dalam seremoni di London, 26 Oktober mendatang.
Jika hanya melihat statistik gol, Yamal memang tertinggal. Harry Kane mencetak 61 gol dan membawa Bayern Munich juara Bundesliga. Kylian Mbappe membukukan 42 gol untuk Real Madrid meski tanpa trofi musim lalu.
Yamal sendiri mencetak 24 gol, sementara peraih Ballon d'Or 2025 Ousmane Dembele mengoleksi 20 gol dan menjadi juara Eropa bersama Paris Saint-Germain.
Namun, pemain berusia 19 tahun itu yakin gaya bermain dan gelar Piala Dunia 2026 bersama Spanyol menjadi keunggulannya.
"Saya memenangi trofi terbesar, Piala Dunia bersama tim nasional. Tapi lebih dari itu, cara saya bermain adalah argumen terkuat," ujarnya.
Yamal mengaku senang persaingan tahun ini lebih terbuka dan memicu banyak perdebatan. Ia menyadari keputusan akhir ada di tangan para jurnalis pemilih, yang menurutnya menghadapi tugas sulit karena semua kandidat punya argumen kuat.
Meski masih remaja, Yamal sudah memenangi hampir semua gelar, termasuk Piala Eropa dan Piala Dunia bersama Spanyol. Satu-satunya trofi besar yang belum ia raih adalah Liga Champions.
Yamal mengakui Ballon d'Or menjadi mimpinya. Ia bahkan membuat perumpamaan unik soal ambisinya. "Kalau saya seorang pelayan, saya ingin memiliki restorannya," katanya.
Namun, ia menegaskan tidak terobsesi membandingkan diri dengan Pele atau Messi. "Saya ingin dikenang sebagai Lamine Yamal," ucapnya.
Di sisi lain, penyerang Bayern Luis Diaz menyebut rekan setimnya, Harry Kane, sebagai kandidat terkuat peraih Ballon d'Or tahun ini. (bsf)
Editor : Inilahkoran

