Syarifah Sofiah Tinjau TPS Rawan Bencana di Kota Bogor, Hasilnya TPS 14 Cilendek Barat Direlokasi

Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati meninjau lokasi TPS rawan bencana di Kota Bogor. Salah satunya TPS 14 di RW 05, Kelurahan Cilendek Barat yang harus direlokasi.

Syarifah Sofiah Tinjau TPS Rawan Bencana di Kota Bogor, Hasilnya TPS 14 Cilendek Barat Direlokasi
Syarifah Sofiah mengatakan, lokasi TPS rawan bencana di Kota Bogor harus segera direlokasi. TPS 14 itu akhirnya direlokasi ke TKP Ar-Rahman yang letaknya tidak jauh dari lokasi semula. (rizki mauludi)

INILAHKORAN, Bogor - Sekda Kota Bogor Syarifah Sofiah Dwikorawati meninjau lokasi TPS rawan bencana di Kota Bogor. Salah satunya TPS 14 di RW 05, Kelurahan Cilendek Barat yang harus direlokasi.

Syarifah Sofiah mengatakan, lokasi TPS rawan bencana di Kota Bogor harus segera direlokasi. TPS 14 itu akhirnya direlokasi ke TKP Ar-Rahman yang letaknya tidak jauh dari lokasi semula.

"Kalau TPS rawan bencana di Kota Bogor ini kan semula lokasinya di lahan di pinggir sungai Cidepit yang biasa dijadikan Posyandu. Nah, kami lihat kondisinya itu sudah belah tanahnya, bahkan semakin lebar setiap harinya," ungkap Syarifah Sofiah kepada wartawan, Senin 12 Februari 2024.

Syarifah memaparkan, awalnya TPS di bangunan yang biasa dipakai Posyandu, namun nampaknya  saat ini tidak memungkinkan. Sehingga diambil langkah dari pihak kelurahan dan BPBD dengan kesepakatan warga.

"Bahwa TPS 14 dipindahkan ke TK Ar-Rahman, jauh lebih nyaman lebih representatif. Saya tadi sudah meninjau, dari keamanannya, aman dari musibah longsor dan jadi lebih besar," paparnya.

Syarifah menerangkan, bangunan representatif, di TKP Ar-Rahman bisa untuk menyusun 7 meja saksi, bilik suara, kotak suara dan sebagainya. Karena di depannya juga lebih luas dan ada lapangan. 

"Ya, semoga ketika pelaksananaya lancar lah. Jadi disini Bogor Barat hanya satu yang dipindahkan," terangnya.

Syarifah menjelaskan, untuk wilayah lain pihaknya sudah warning dari awal melalui BPBD Kota Bogor, bahwa ada 451 TPS rasan bencana dari hitungan BPBD berdasarkan pemetaan 3 tahun terakhir.

"Nah, hasil pemetaan dari bersama Polresta Bogor Kota, data terakhir ada 279 itu menggunakan data 2023. Jadi tidak ada perbedaan, hanya data lebih update," jelasnya Syarifah didampingi Kalak BPBD Kota Bogor Hidayatulloh.

Syarifah membeberkan, untuk dasar pemindahan TPS, berdasarkan laporan dari masyarakat dan juga dilakukan mitigasi lapangan. Memang lokasinya dipinggir Cidepit dan juga dari fisik bangunannya sudah retak-retak juga.

"Untuk kedepannya, bangunan itu harus dibongkar. Jadi saat nanti ada pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT), bangunan diatas Cidepit yang rawan harus dibongkar. Maka langkah kami untuk TPS lain, dilihat lokasinya membahayakan secara fisik dilapangan eksistingnya membahayakan seperti kaya disini. Kami sarankan untuk pindah tempat," pungkasnya. (rizki mauludi)


Editor : Doni Ramdhani