Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Bangunan Rumah di Cipatat Ini Roboh

Sebuah bangunan rumah milik Hendra Gunawan (29) warga Kampung Cibarengkok RT 04 RW 10, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tiba-tiba roboh.

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Bangunan Rumah di Cipatat Ini Roboh
Sebuah bangunan rumah di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, roboh

INILAHKORAN, Ngamprah - Sebuah bangunan rumah milik Hendra Gunawan (29) warga Kampung Cibarengkok RT 04 RW 10, Desa Ciptaharja, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tiba-tiba roboh.

Hendra mengatakan, robohnya bangunan di Kecamatan Cipatat tersebut diduga karena bangunan rumahnya sudah tak layak huni dan lapuk dimakan usia.

Kendati demikian, dalam peristiwa di Cipatat tersebut tidak ada korban jiwa lantaran para penghuni berhasil menyelamatkan diri.

"Tidak ada angin, tidak ada hujan, tiba-tiba runtuh. Mungkin sudah lapuk karena sudah lama nggak diperbaiki," katanya kepada wartawan saat ditemui.

Ia menyebut, peristiwa robohnya bangunan rumahnya itu terjadi pada Sabtu 25 September 2022 sekitar pukul 05:00 WIB pagi. 

"Saat kejadian saya bersama dua penghuni rumah lainnya baru selesai menunaikan ibadah salat subuh," ucapnya.

Ia mengaku, tiba-tiba dari bagian bekang dapur terdengar suara benda terjatuh diiringi suara kayu patah. Sontak para penghuni loncat keluar rumah untuk menyelamatkan diri. 

"Pas dengar suara ambruk langsung ke luar rumah, jadi semuanya selamat. Di lihat ternyata bagian belakang ambruk," terangnya. 

Pihaknya menduga selain bangunan lapuk, pemicu rumah itu runtuh diduga akibat hujan deras yang melanda Bandung Barat pada beberapa pekan terakhir. Akibatnya, kayu-kayu penyangga bangunan cepat keropos. 

"Memang tadi pagi gak ada hujan tapi beberapa hari sebelumnya hujan terus. Ditambah juga bangunan sudah lapuk," terangnya. 

Sementara itu, Ketua RW 10 Desa Ciptaharja, Opa mengatakan pihaknya bersama warga setempat saat ini kerjabakti untuk mengevakuasi barang-barang penghuni rumah yang masih tertimbun reruntuhan. 

"Untuk sementara, pemilik rumah diungsikan ke rumah kerabatnya," katanya.

"Sekarang pemilik rumah mengungsi dulu ke rumah kerabatnya. Kita harap korban bisa mendapat bantuan kerusakan," ucapnya.*** (agus satia negara).


Editor : Zulfirman