Tak Hanya Teror di Puncak, Kabupaten Bogor Juga Diteror Bencana Alam, Seorang Meninggal Dunia
Tak hanya kemacetan Puncak yang meneror Bogor, bencana alam juga terjadi di berbagai titik selama libur panjang kemarin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor – Tak hanya kemacetan Puncak yang meneror Bogor, bencana alam juga terjadi di berbagai titik selama libur panjang kemarin.
Tercatat, delapan kejadian bencana alam terjadi, mulai dari angin kencang, tanah longsor, kekeringan hingga orang tenggelam.
Dari beberapa kejadiaan naas tersebut, satu orang korban meninggal dunia, sementara 11 rumah mengalami kerusakan dan 20 keluarga atau 575 jiwa terdampak bencama alam kekeringan.
“Telah terjadi angin kencang dan tanah longsor sejak Sabtu hingga Senin kemarin, di mana 11 unit rumah mengalami kerusakan mulai dari tingkat ringan hingga berat,” ucap Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Adam Hamdani kepada wartawan, Selasa, 17 September 2024.
Adang Hamdani menuturkan kejadian bencana alam angin kencang terjadi di Dssa Sukamahi Megamendung, Desa Cimande Caringin, Desa Bojong Rangkas Ciampea dan Desa Pabuaran Sukamakmur.
“Dampak paling besar di Desa Sukamahi Kecamatan Megamendung, di mana lima unit rumah rusak ringan. Sedangkan rumah rusak berat sebanyak satu unit di Kampung Nanggoh Babakan RT 03 RW 01 Desa Cimande, Kecamatan Caringin," tutur Adam Hamdani.
Sementara untuk kejadian bencana alam tanah longsor, sambungnya, juga terjadi Desa Sukamahi Megamendung dan Desa Kopo Cisarua. (*)
Editor : Zulfirman

