Tak Terjangkau Akses Darat, 8 Ton Benih Tanaman Ditebar dengan Metode Aeroseeding 

Bupati Bandung Dadang Supriatna mulai melaksanakan penebaran benih tanaman melalui metode pesawat terbang (aeroseeding)  menggunakan pesawat Casa C-212.

Tak Terjangkau Akses Darat, 8 Ton Benih Tanaman Ditebar dengan Metode Aeroseeding 
Dadang Supriatna mengatakan, inisiatif melaksanakan kegiatan penebaran benih tanaman melalui aeroseeding itu pasca bencana alam longsor di Kabupaten Bandung, salah satunya di Arjasari beberapa waktu lalu. (istimewa)

INILAHKORAN.ID - Bupati Bandung Dadang Supriatna mulai melaksanakan kegiatan penebaran benih tanaman melalui metode pesawat terbang (aeroseeding)  menggunakan pesawat Casa C-212. 

Dadang Supriatna mengatakan, inisiatif melaksanakan kegiatan penebaran benih tanaman melalui aeroseeding itu pasca bencana alam longsor di Kabupaten Bandung, salah satunya di Arjasari beberapa waktu lalu. 

"Penebaran benih tanaman ini, saya bekerjasama dengan Forkopimda Pemerintah Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung, termasuk Pak Jenderal Danlanud Sulaiman dan Pak Danlanud Husain Sastranegara, Pak Dandim 0624/Kabupaten Bandung, Pak Kapolresta Bandung, dan Pak Kajari Kabupaten Bandung," terang Dadang Supriatna di sela-sela kegiatan penebaran bibit tanaman di Lanud Husein Sastranegara, Sabtu 31 Januari 2026.

Dadang  mengatakan, pengumpulan bibit tanaman dan biji-biji buah-buahan ini terinspirasi pada saat mau pembagian rapor anak-anak sekolah beberapa waktu lalu. 

"Alhamdulillah, terkumpul 5,2 juta biji-bijian yang hampir 8 ton yang saat ini siap untuk ditebar di wilayah Kabupaten Bandung dan sekitarnya, terutama di daerah perbatasan Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur,  Kabupaten Sumedang dan Kabupaten Bandung Barat. Lokasi-lokasi yang tidak terjangkau oleh kendaraan," ujarnya. 

Dadang menegaskan dalam kegiatan penebaran benih tanaman ini, sepakat tidak menggunakan APBD, melainkan menggunakan anggaran CSR (Corporate Social Responsibility) dan kolaborasi dengan forum pentahelix. 

Ia menyebutkan ada tiga lokasi yang menjadi sasaran penebaran benih tanaman ini yakni Desa Wargaluyu Kecamatan Arjasari seluas 123 hektare, Desa Tarumajaya Kecamatan Kertasari 137 hektare, dan Desa Girimulya Kecamatan Pacet seluas 478 hektare. 

"Termasuk lahan-lahan kritis lainnya, berdasarkan hasil mapping sebelumnya  di tiga wilayah tersebut yang sangat rawan. Termasuk daerah-daerah perbatasan yang tidak terjangkau kendaraan," katanya. 

Sementara itu, Komandan Lanud (Danlanud) Sulaiman Marsma TNI Eko Sujatmiko mengatakan operasi aeroseeding atau penyebaran bibit tanaman melalui udara bekerjasama dengan Pemerintahan Kabupaten Bandung.

Menurutnya, penebaran bibit tanaman ini untuk mengurangi dampak atau potensi bencana tanah longsor dan kejadian lainnya yang sebelumnya sempat terjadi di beberapa tempat di Indonesia. 

Eko mengatakan, untuk penebaran benih tanaman ini menggunakan pesawat CASA C-212 yang dimiliki Skadron Udara 4 Lanud Abdulrachman Saleh Malang, Jawa Timur. 


Editor : Doni Ramdhani