Tak Tuntut Harta Gono Gini, Simak Harta Kekayaan Atalia Praratya

Berikut harta kekayaan Atalia Praratya yang tak gugat harta gono gini dalam gugatan perceraiannya.

Tak Tuntut Harta Gono Gini, Simak Harta Kekayaan Atalia Praratya
Harta kekayaan Atalia Praratya

INILAHKORAN.ID - Proses gugatan cerai yang diajukan Atalia Praratya terhadap Ridwan Kamil di Pengadilan Agama Bandung menyisakan sorotan tersendiri. 

Salah satu hal yang menarik perhatian publik adalah tidak dicantumkannya pembagian harta gono-gini dalam gugatan tersebut.

Fakta itu diungkapkan oleh Panitera Pengadilan Agama Bandung, Dede Supriadi, yang menegaskan bahwa gugatan yang masuk murni hanya berkaitan dengan perceraian.

“Tidak ada soal harta gono-gini, hanya cerai saja,” ujar Dede.

Menurutnya, apabila pembagian harta tidak dimasukkan dalam gugatan, besar kemungkinan kedua belah pihak telah memiliki kesepakatan sebelumnya terkait urusan aset. Hal ini sekaligus memunculkan spekulasi bahwa aspek ekonomi bukan menjadi persoalan utama dalam gugatan tersebut.

Sorotan publik kemudian mengarah pada kondisi finansial Atalia Praratya. Sebagai pejabat publik, Atalia tercatat secara rutin melaporkan kekayaannya melalui Laporan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Berdasarkan laporan per 1 April 2025 untuk periode 2024, Atalia Praratya tercatat memiliki total kekayaan mencapai Rp26,5 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan kemandirian finansial yang cukup kuat.

Sebagian besar kekayaan Atalia berasal dari aset properti berupa tanah dan bangunan dengan nilai mencapai Rp19,57 miliar. Aset tersebut tersebar di beberapa wilayah, termasuk rumah dan tanah di Kota Bandung serta sebidang tanah di Gianyar, Bali.

Di sektor kendaraan, Atalia juga tercatat memiliki sejumlah mobil dan sepeda motor dengan total nilai sekitar Rp1,83 miliar. Kendaraan tersebut meliputi mobil listrik hingga motor berbagai merek.

Selain itu, Atalia Praratya memiliki kas dan tabungan sebesar Rp8,6 miliar, surat berharga senilai Rp720 juta, harta bergerak lainnya Rp678 juta, serta harta lainnya senilai Rp157 juta.


Editor : Firda Rachmawati