Tercatat Tak Punya Utang, Ini Rincian Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Bupati Bekasi

Jadi salah satu kepala daerah termuda, ini rincian harta kekayaan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Tercatat Tak Punya Utang, Ini Rincian Harta Kekayaan Ade Kuswara Kunang Bupati Bekasi
Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang

INILAHKORAN.ID - harta kekayaan Ade Kuswara Kunang menjadi sorotan publik seiring dengan mencuatnya kasus hukum yang menjerat dirinya. 

Berdasarkan Laporan harta kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), total kekayaan Ade Kuswara tercatat mencapai sekitar Rp79,17 miliar.

Dalam laporan tersebut, porsi terbesar kekayaan Ade Kuswara berasal dari aset tanah dan bangunan dengan nilai mencapai kurang lebih Rp76,52 miliar. 

Aset ini terdiri dari sekitar 31 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Bekasi, Cianjur, dan Karawang.

Selain properti, Ade Kuswara juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai sekitar Rp2,45 miliar. 

Beberapa kendaraan yang tercantum dalam laporan LHKPN antara lain mobil mewah seperti Mitsubishi Pajero, Jeep Wrangler, hingga Ford Mustang.

Untuk kategori harta bergerak lainnya, nilainya tercatat sekitar Rp43 juta. Sementara itu, kas dan setara kas yang dilaporkan mencapai kurang lebih Rp147,9 juta. Dalam laporan tersebut, Ade Kuswara juga menyatakan tidak memiliki utang, sehingga total kekayaan bersihnya tetap utuh sesuai nilai yang tercantum.

Data LHKPN ini merupakan laporan terbaru yang disampaikan pada Agustus 2025, saat Ade Kuswara telah menjabat sebagai Bupati Bekasi. Sebelumnya, ketika masih menjabat sebagai anggota DPRD, total kekayaannya juga sempat dilaporkan berada di kisaran lebih dari Rp80 miliar.

Laporan kekayaan ini kembali menjadi perhatian publik setelah Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi. 

Saat ini, KPK masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap konstruksi perkara serta asal-usul aliran dana yang diduga terkait dengan tindak pidana yang diselidiki.


Editor : Firda Rachmawati