Tanggapan Masyarakat Soal Debat Publik Pilbup Bandung 2024 Tadi Malam

Berbagai elemen masyarakat turut berpendapat setelah debat publik Pilbup Bandung 2024 pada Rabu 20 November 2024 malam. 

Tanggapan Masyarakat Soal Debat Publik Pilbup Bandung 2024 Tadi Malam
Mereka menilai, meski pelaksanaan debat publik Pilbup Bandung 2024 berjalan lancar namun sayangnya kurang mengigit, khususnya terkait paparan visi misi pasangan calon. (rd dani r nugraha)

INILAHKORAN, Soreang - Berbagai elemen masyarakat turut berpendapat setelah debat publik Pilbup Bandung 2024 pada Rabu 20 November 2024 malam. 

Mereka menilai, meski pelaksanaan debat publik Pilbup Bandung 2024 berjalan lancar namun sayangnya kurang mengigit, khususnya terkait paparan visi misi pasangan calon. 

Seperti halnya dikatakan Toni Winardi (45), warga Bojongkunci, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Saat menyaksikan pelaksanaan debat publik Pilbup Bandung 2024 melalui siaran televisi. Ia mengaku terus mengikuti debat publik untuk meyakinkan pilihannya pada saat pencoblosan nanti.

“Saya nonton di TV, kok terasa enggak ada gregetnya.  Ada paslon yang menjawab pertanyaan seperti sudah menyiapkan jawabannya. Seperti sudah ada contekan,” kata Toni, Kamis 21 November 2024. 

Toni menilai, jika pertanyaan yang bersifat kontekstual maka seharusnya jawabannya pun berdasarkan pengalaman. Namun, jawaban pertanyaan itu tidak bisa tersuguhkan dari salah satu Cawabup Bandung yang terkesan sudah menyiapkan jawabannya. Saat disinggung mengenai siapa cawabup itu, ia enggan menjelaskannya secara spesifik.

“Masyarakat juga bisa menilai siapa yang saya maksud. Saya tidak ingin menggiring opini. Masyarakat sudah paham, mana yang textbook dan mana yang tidak. Apalagi acara itu tersiarkan langsung melalui televisi,”ujarnya.

Warga lainnya pun menyatakan pendapatnya. Zaenudin (50) misalnya. Pada sesi tanya jawab paslon, calon bupati, baik Sahrul Gunawan maupun Dadang Supriatna bisa memaparkan gagasannya masing-masing. Wajar saja, kata  dia, karena mereka sama-sama petahana yang bersaing dalam kontestasi Pilkada Kabupaten Bandung.

“Saya kira antara gagasan Sahrul Gunawan  dan Dadang Supriatna, cukup lugas. Mereka menyampaikannya dengan jelas. Wajar, mereka kan sama-sama duduk di pemerintahan. Kemudian Cawabup Bandung Gun Gun Gunawan juga cukup clear menyampaikan visi misi paslon 01. Karena Gun Gun juga pernah duduk di pemerintahan,” ujarnya.

Sementara itu, seusai debat publik kepada wartawan Cabup Bandung Sahrul Gunawan mengaku optimistis dengan penjelasan visi dan misi kedepannya.

“Alus pisan pokoknya. Kami santai saja sesuai dengan tema kami persiapkan. Intinya adalah pendataan dan pemanfaatan teknologi itu penting. Kami ingin meng-capture (menangkap) data secara real di lapangan. Sehingga tidak ada manipulasi data. Caranya dengan memanfaatkan KTP dan tak perlu kartu yang macem-macem lagi. KTP ini bisa mengurangi disharmoni. Karena jangan sampai yang mendapatkan bantuan program pemerintah ini hanya kelompok tertentu. Dengan KTP ini, sudah jelas by name by address by data, mana warga miskin yang perlu mendapat bantuan pemerintah. Kita ingin bersatu membangun Kabupaten Bandung yang lebih baik,” kata Sahrul Gunawan.

Cawabup Bandung Gun Gun Gunawan mengungkapkan hal serupa. Dengan optimalisasi KTP ini, mampu menjangkau semua kalangan tanpa membedakan kelompok tertentu. Namun, tetap memprioritaskan warga Kabupaten Bandung yang membutuhkan bantuan pemerintah.

“Mereka ingin mendapatkan pelayanan yang mudah, yang mereka mengerti dan tidak dipersulit. Jangan sampai terulang kembali ada kartu-kartu yang tidak berfungsi. Karena apalah fungsinya kartu tadi jika tidak bisa termanfaatkan masyarakat. Tapi KTP ini, ini sudah identitas negara. Ada NIK-nya, ada semuanya di sini (KTP). Dan masyarakat ketika ingin mengakses layanan kesehatan, pendidikan, bantuan UMKM, petani, bisa menggunakan KTP. Mereka akan lebih mudah mengakses bantuan-bantuan tadi,” ujar Gun Gun Gunawan.

Sementara itu, Cabup Bandung Dadang Supriatna mengaku puas debat yang kedua ini. Harapan dan keinginan kedepan agar Kabupaten Bandung terus lebih maju. Pihaknya mengklaim, jika visi misi yang paslon ini suguhkan ke masyarakat saat ini sudah berjalan dan tinggal melanjutkan serta meningkatkan program.

“Debat malam hari ini saya sangat puas sekali. Karena materinya memang kita sudah berjalan dan kita sudah melaksanakan. Sehingga tinggal melanjutkan dan meningkatkan tentunya. Visi misi dan rencana aksi kami sudah 40 persen berjalan sinergi dengan Pak Presiden,” ujarnya

Namun saat wartawan hendak meminta keterangan dari Cawabup Bandung Ali Syakieb, pihaknya tidak memberikan pernyataannya. Ali Syakieb hanya menuturkan sependapat dengan Dadang Supriatna.


Editor : Doni Ramdhani