Tecatat 123 Kasus DBD Sepanjang Januari-Juni 2023, Dinkes Kota Cimahi Minta Warga Tetap Waspada
Berdasarkan data, Dinkes Kota Cimahi mencatat ada 123 kasus DBD yang terjadi sejak Januari hingga Juni 2023.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi meminta warga tetap waspada terhadap penyebaran kasus Demam Berdarah Dangue (DBD) di wilayahnya.
Berdasarkan data, Dinkes Kota Cimahi mencatat ada 123 kasus DBD yang terjadi sejak Januari hingga Juni 2023.
Kendati tren kasus DBD di Kota Cimahi cenderung melandai, namun tercatat ada dua orang warga Cimahi yang dinyatakan meninggal dunia akibat DBD.
"Untuk kasus dari Januari sampai Juni, itu tercatat ada 123 kasus DBD yang tersebar di semua wilayah Kota Cimahi, terutama Melong, Cipageran, Cigugur Tengah," ungkap Kepala Seksi Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Romi Abdurakhman belum lama ini.
Romi menilai, tren kasus DBD tahun ini sendiri cenderung mengalami penurunan dibandingkan dua tahun sebelumnya.
"Sepanjang tahun 2021, Dinkes mencatat ada 712 warga Kota Cimahi yang terkena DBD dengan kasus kematian ada 22 orang," ujarnya.
Selanjutnya, sebut Romi, pada tahun 2022 ada 675 orang yang terserang DBD dengan kasus kematian 14 orang.
"Jadi turunnya tren kasus DBD tahun ini karena ada beberapa kemungkinan penyebabnya, apakah karena populasi nyamuk turun atau memang tidak terlaporkan atau memang jenis virus sama dengan tahun 2021," sebutnya.
Namun, meski tren kasus DBD di Kota Cimahi cenderung menurun tahun ini, namun pihaknya meminta warga tetap waspada mengingat cuaca yang tidak menentu seperti saat ini bisa memicu perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti.
Selain itu, tambah Romi, pihaknya pun meminta warga tetap melakukan pencegahan seperti memberantas sarang nyamuk.
"Nyamuk itu di tutup aqua aja bisa berkembang biak dan lebih hidup di dalam rumah. Jadi usahakan jangan ada genangan air sekecil apapun," pungkasnya. *** (agus satia negara)
Editor : Ahmad Sayuti

