Temui Milenial di Cibinong, Gibran Singgung Mantan Menkominfo yang Korupsi dan Cawapres Lain yang Ketinggalan Zaman
Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Gimmick Gibran di Sunshine Cafe dan Resto, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor yang diselenggarakan oleh relawannya.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor-Cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka menghadiri acara Gimmick Gibran di Sunshine Cafe dan Resto, Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor yang diselenggarakan oleh relawannya.
Gibran Rakabuming Raka dalam kesempatan tersebut, lebih banyak mendengarkan keluhan relawan yang umumnya generasi milenial atau Gen Z.
Ratusan relawan dari berbagai komunitas tersebut mengeluhkan sinyal internet yang kurang bagus, kurangnya akses kewirausahaan bagi kaum milenial hingga diremehkannya merekan oleh kaum tua atau kolonial.
"Di Kabupaten Bogor belum 5G, lalu untuk main elektronik sport, hal itu karena Menkominfo sebelumnya diduga melakukan tindak pidan korupsi," kata Guvran Rakabuming Raka, Rabu, 31 Januari 2024.
Ayah dua orang anak dan juga Wali Kota Solo itu menuturkan akan melakukan hilirasi digital, membangun ekonomi dan insfrastruktur digital.
"Kedepan tidak boleh lagi ada blank spot, ini akan menjadi perhatian kami agar ketika ingin main elektronik sport, skripsi dan lainnya bisa dilaksanakan secara cepat," tuturnya.
Untuk kurangnya akses kewirausahaan, Gibran mengaku siap mendukung pembangunan inkubasi, agar ekonomi kreatif yang pelakunya umumnya milenial bisa menciptakan lapangan kerja.
Lalu, keberadaan sampah juga harus menjadi titik perhatian kaum milenial karena lingkungan hidup harus kita jaga bersama-sama.
"Sayangnya pada debat Cawapres sebelumnya ketika saya bertanya greenflation, ekonomi hijau, carbon capture, carbon storage, ternyata dianggap receh oleh Cawapres lainnya. Padahal, negara-negara maju kerepotan menangani permasalahan itu. Ga apa-anak muda kalau diremehkan, misal dianggap bocah kecil, goblok, otak kosong dan lainnya. Kita bawa santai aja dan anggap mereka sudah ketinggalan zaman dan kurang memahami pentingnya menjemput generasi emas pada saat bonus demografi," tukas Gibran Rakabuming Raka. (Reza Zurifwan)***
Editor : JakaPermana


