Tersisa Dua Bulan, BPKAD Cimahi Optimistis Serapan Anggaran APBD Bisa Capai 85 Persen
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi Chanifah Listyarini menyebut capaian serapan anggaran APBD di Kota Cimahi hingga saat ini baru mencapai sekitar 63,65 persen atau sekitar Rp1 triliun dari total APBD perubahan tahun ini yang mencapai sekitar Rp1,6 triliun.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cimahi - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Cimahi Chanifah Listyarini menyebut capaian serapan anggaran APBD di Kota Cimahi hingga saat ini baru mencapai sekitar 63,65 persen atau sekitar Rp1 triliun dari total APBD perubahan tahun ini yang mencapai sekitar Rp1,6 triliun.
Kendati demikian, pihaknya optimistis realisasi serapan anggaran tahun ini bisa mencapai 85 persen lebih. Pasalnya, masih tersisa waktu sekitar dua bulan untuk mencapai target itu.
"Mungkin 85-90 persen targetnya dengan sisa waktu yang tinggal dua bulan," katanya.
Ia mengaku, ada sejumlah kendala yang membuat penyerapan sedikit terhambat, seperti program belanja fisik yang memang dibayarkan jika proyek sudah rampung.
Selain itu, sambung dia, adanya aturan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk barang dan jasa yakni 40 persen dalam proyek pengadaan barang dan jasa juga ikut menghambat.
"Karena kita tidak bisa eksekusi kalau TKDN belum 40 persen. Kalau itu tak terpenuhi kita gak bisa lanjut," tuturnya.
Untuk mengejar serapan anggaran tersebut, jelas dia, pihaknya mendorong setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Cimahi untuk segera menyelesaikan progamnya masing-masing.
Termasuk, tambah dia, sejumlah proyek fisik yang saat ini masih dalam proses seperti pembebasan lahan di Cibodas, proyek pengerjaan jalan dana drainase hingga revitalisasi Stadion Sangkuriang.
"Kita akan menggejar belanja modal fisik. Ada pembelian tanah dan proyek pengerjaan jalan. Kemudian ada proyek Sangkuriang," jelasnya.
Kendati demikian, kata dia, pihaknya pun mengingatkan agar setia OPD di lingkungan Pemkot Cimahi untuk tetap tertib administrasi.
Sebab, tambah dia, tertib administrasi sangat penting untuk disajikan dalam laporan keuangan.
"Tentunya kita inginkan mereka secara optimal melaksanakan kegiatan disisa waktu yang tinggal dua bulan," ujarnya.
"Tapi jangan hanya mengejar penyerapan, tapi juga tertib administrasi juga harus menjadi yang utama," tegasnya.*** (agus satia negara)
Editor : Doni Ramdhani

