Tim SAR Cari Dua Wisatawan Terseret Ombak di Garut

Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap dua wisatawan asal Bandung yang hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Papak laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 11 Juli 2024.

Tim SAR Cari Dua Wisatawan  Terseret Ombak di Garut
Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap dua wisatawan asal Bandung yang hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Papak laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 11 Juli 2024./antarafoto

INILAHKORAN, Garut-Tim Search And Rescue (SAR) gabungan melakukan pencarian terhadap dua wisatawan asal Bandung yang hilang setelah terseret ombak saat berenang di Pantai Karang Papak laut selatan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Kamis 11 Juli 2024.

Kepala Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut AKP Anang Sonjaya membenarkan adanya dua wisatawan usia remaja asal Kabupaten Bandung yang saat ini masih dinyatakan hilang setelah terseret ombak Kamis sekitar pukul 13.00 WIB.

"Telah terjadi laka laut dua orang wisatawan terbawa arus dan tergulung ombak hingga ke tengah laut, dan hilang tenggelam," kata Anang.

Baca Juga : Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan 1.946 Imam dan Marbot Masjid

Ia mengatakan kejadian itu menimpa Farhan (17) dan Rizki (18) saat berenang di kawasan Pantai Karang Papak salah satu destinasi wisata di Kecamatan Cikelet wilayah selatan Garut.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, kata Anang, bahwa kedua korban setibanya di pantai langsung berenang yang jaraknya cukup jauh dari bibir pantai, hingga akhirnya datang ombak dan menyeretnya.

"Posisi korban saat itu terlihat oleh saksi sedang berenang cukup jauh dari bibir pantai, kemudian tidak disadari oleh korban tiba-tiba datang gelombang ombak besar," katanya.

Baca Juga : Pemkab Purwakarta Targetkan 1.831 Akseptor KB dalam Pelayanan Serentak

Anang menyampaikan keterangan saksi bahwa pertama kali yang terseret ombak yakni Rizki, kemudian Farhan berupaya membantu menyelamatkannya, namun keduanya justru menjadi korban.

Halaman :


Editor : JakaPermana