Tinjau Pelaksanaan PTM 100 Persen di KBB, Kadisdik Sebut Sudah 85 Persen yang Melaksanakan

Kepala Disdik KBB Asep Dendih mengatakan, PTM 100 persen di KBB ini pihaknya mengacu pada SKB 4 menteri dimana asesmen dilakukan sekolah.

Tinjau Pelaksanaan PTM 100 Persen di KBB, Kadisdik Sebut Sudah 85 Persen yang Melaksanakan
Kepala Disdik KBB Asep Dendih meninjau pelaksanaan PTM 100 persen di KBB ke sejumlah sekolah, Selasa 11 Januari 2022.

 

INILAHKORAN, Ngamprah - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bandung Barat (KBB) meninjau pelaksanaan PTM 100 persen di KBB ke sejumlah sekolah.

Kepala Disdik KBB Asep Dendih mengatakan, dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM 100 persen di KBB ini pihaknya mengacu pada surat keputusan bersama (SKB) empat menteri di mana untuk asesmennya pihak sekolah yang menentukan.

Mengenai PTM 100 persen di KBB, dia menjelaskan ada dua kategori dalam pelaksanaannya. Pertama, kategori A di mana tenaga kependidikan telah melakukan vaksinasi sebesar 80 persen ke atas. Artinya PTM 100 persen di KBB bisa dilakukan.

Baca Juga: Februari, Disdik Jabar Putuskan PTM 100 Persen di Kota Bogor

Kedua, untuk kategori B tenaga kependidikan yang divaksinasi kurang dari 80 persen itu melakukan. Artinya pelaksanaan PTM hanya 50 persen.

"Yang melakukan asesmen itu bukan dinas tapi sekolah masing-masing yang lebih mengetahui kondisi di sekolahnya," katanya saat ditemui usai peninjauan PTM 100 persen di KBB di SMP Negeri 1 Padalarang, Selasa 11 Januari 2022.

Selanjutnya, jika mengacu SKB 4 Menteri sebenarnya sekolah yang ada di KBB sudah bisa melaksanakan PTM 100 persen di KBB, seperti kegiatan ekstrakulikuler dan pembelajaran olahraga bisa dilakukan.

Baca Juga: Fokus Vaksinasi, PTM 100 Persen di KBB Belum Bisa Dilakukan

"Tapi khusus untuk kantin sekolah belum diperbolehkan buka. Kemudian untuk kantin di luar sekolah harus dikoordinasikan dengan pihak sekolah," bebernya.

Sejauh ini, dia menyebutkan porsi sekolah yang sudah melaksanakan PTM 100 persen di KBB telah mencapai 85 persen. Bahkan, dari hasil peninjauan yang dilakukan pelaksanaan PTM 100 persen di KBB berjalan dengan kondusif.

"Alhamdulillah, karena sudah terbiasa dengan pelaksanaan PTM di beberapa bulan ke belakang, pihak sekolah sudah mengetahui asesmen dan memiliki tolak ukur di masing-masing wilayah kerjanya," sebutnya.

Baca Juga: PTM 100 Persen di KBB Belum Dilaksanakan, DPRD: Kalau Infrastruktur Belum Siap Jangan Paksakan

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Padalarang Suhartono menjelaskan pihaknya lebih mengedepankan unsur normatif dan unsur kesehatan. Salah satunya ketika ada tamu atau siswa yang masuk ke lingkungan sekolah akan langsung disambut piket yang dilakukan para guru.

"Petugas piket sudah memberi arahan kepada siswa agar melakukan pengukuran suhu, cuci tangan dan diarahkan untuk jalan ke kelasnya masing-masing," jelasnya.

Dia menuturkan, SMPN 1 Padalarang pun telah melaksanakan vaksinasi dalam dua tahapan mulai dari tenaga pendidik hingga para siswa.

Baca Juga: Lantaran Kantin Sekolah Tutup saat PTM 100 Persen di Kota Bandung, Siswa Wajib Bawa Bekal Sendiri

"Alhamdulillah capaian vaksinasi di kami sudah di angka 98 persen. Kita sudah dari jauh-jauh hari melakukan vaksin kedua itu, baik tenaga pendidik dan kependidikannya maupun siswanya," sebutnya.

Suhartono menjelaskan, saat PTM 100 persen di KBB itu pihaknya tetap membatasi jumlah siswa di setiap ruang kelas.

"Kita sesuaikan dengan aturan per kelasnya hanya 20 siswa. Jadi kita bagi 2 sesi. Sesi 1 itu dilaksanakan pada pukul 07.00-11.00 WIB. Sedangkan, untuk sesi 2 pukul 12.00-15.30 WIB. Kita sudah PTM 100 persen tetapi kita tetap menjaga situasi dan kondisi dengan tetap menerapkan prokes," tandasnya. (Agus Satia Negara)


Editor : inilahkoran