Tolak Tawaran Nyaleg dari Partai, Ayu Fokuskan Tanggungjawab Sebagai Wabup

Ayu sapaan karib Wabup Cirebon menolak tawaran dari paratainya untuk menjau sebagai Caleg dalam Pileg serentak tahun depan

Tolak Tawaran Nyaleg dari Partai, Ayu Fokuskan Tanggungjawab Sebagai Wabup
Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) menolak tawaran partainya untk nyaleg.

INILAHKORAN, Cirebon - Wakil Bupati Cirebon Wahyu Tjiptaningsih (Ayu) mengaku diperintah partainya maju sebagai calon legislatif (Caleg) di pemilu serentak 2024 mendatang. 

Namun tawaran tersebut ditolak Ayu. Alasannya, sejak awal dia berkomitmen menjadi Wabup serta ingin menyelesaikan masa kerja sesuai aturan.

"Pak Imron dan Saya juga di suruh nyaleg. Kan niat diawal ingin mengabdi di masyarakat sebagian Wakil Bupati. Dan ingin bertahan menuntaskan tanggung jawab sebagai Wabup," kata Bunda Ayu, Rabu 12 April 2023.

Menurutnya, kalau saja tawaran itu dia terima, akhirnya harus mundur dari posisi sebagai Wabup. Hal itu  ketika sudah ada penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota legislatif. Sementara, penetapan DCT itu diperkirakan ada pada kisaran bulan Juli 2023. 

"Saya kira itu bukan solusi yang tepat. Jadi saya lebih memilih untuk fokus menyelesaikan tugas sebagai wakil bupati saja pada akhir tahun ini,” ungkapnya.

Ayu mengaku, masih ada kepala daerah saja, kondisi Kabupaten Cirebon masih belum baik-baik saja. Apalagi kalau bupati maupun wakilnya mundur dan menjadi Caleg. Sementara, masih banyak PR besar untuk membangun Kabupaten Cirebon.

Ayu menyebukan, masih termotivasi untuk membangun Kabupaten Cirebon lebih baik. Mengingat banyaknya keluhan masyarakat dari berbagai persoalan. Terutama insfratruktur jalan. Sebab, bukan hanya menganggu kenyamanan dan keselamatan saja, tapi bisa berdampak di sektor perekonomian. 

“Saya tidak henti-hentinya meminta kepada kepala dinas PUTR untuk cepat melakukan perbaikan. Program-program yang sudah masuk skala prioritas agar segera diwujudkan. Keluhan warga wajib dijawab dengan karya nyata," paparnya.

Ayu menambahkan, dirinya selalu menyempatkan untuk turun menemui warga Kabupaten Cirebon. Salah satu fokusnya mengenai persoalan stunting. Memastikan anak-anak generasi masa depan Cirebon terpenuhi asupan gizinya. 

" Saya ingin memastikan mereka cepat mendapat perhatian dan bantuan dari dinas-dinas terkait. Saya intens komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan, Dinas Sosial serta instansi lainnya," tukasnya. (maman suharman)


Editor : Ahmad Sayuti