TPAS Sarimukti Kembali Darurat, Bey Machmudin Ingatkan Bandung Raya Rem Produksi Sampah
Daya tampung TPAS Sarimukti Kabupaten Bandung Barat kembali darurat. Menyikapi hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengingatkan kembali kepala daerah di Bandung Raya, untuk mulai rem produksi sampah
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Daya tampung TPAS Sarimukti Kabupaten Bandung Barat kembali darurat. Menyikapi hal ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengingatkan kembali kepala daerah di Bandung Raya, untuk mulai rem produksi sampah
Sebab kuota TPAS Sarimukti terus menipis dan dikhawatirkan tidak mampu lagi menampung sampah, bila tidak disiasati dengan mengurangi volume sampah dari Bandung Raya yang meliputi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat.
Mengurangi sampah dari hulu, yakni rumah tangga kata Bey Machmudin, merupakan langkah paling efektif untuk menekan produksi sampah yang dibuang ke TPAS Sarimukti.
"Sarimukti harus ada pengurangan pengiriman sampah. Saya ingatkan ke jajaran Pemkot/Pemkab," ujar Bey Machmudin di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu 6 Oktober 2024.
Dia juga meminta para kepala daerah Bandung Raya hingga tingkat kecamatan, untuk mengawal masalah sampah. Termasuk keterlibatan PKK dan sekolah.
Mengurangi sampah dari rumah, harus menjadi kebiasaan supaya volume yang dibuang tidak terus-terusan banyak.
"Saya juga minta kepada jajaran, cek betul truk yang ke Sarimukti (harus) legal yang ditunjuk kabupaten/kota. Jangan sampai ada truk yang bawa sampah langsung dari lingkungan ke TPA (Sarimukti). Harusnya ke TPS dulu, tidak boleh ke TPA langsung," ucapnya. ***
Editor : Ahmad Sayuti

