UMKM Jabar Cuan Terus di Hyperlocal Tokopedia

Keseriusan Tokopedia guna menggenjot UMKM melalui inisiatif Hyperlocal tidak sia-sia dan terbukti sanggup mendongkrak penjualan di berbagai produk, termasuk fesyen yang menjadi kategori paling laris dan memberikan cuan atau keuntungan bagi pelaku usaha di Jawa Barat.

UMKM Jabar Cuan Terus di Hyperlocal Tokopedia
Keseriusan Tokopedia guna menggenjot UMKM melalui inisiatif Hyperlocal tidak sia-sia dan terbukti sanggup mendongkrak penjualan di berbagai produk, termasuk fesyen yang menjadi kategori paling laris dan memberikan cuan atau keuntungan bagi pelaku usaha di Jawa Barat./istimewa

INILAHKORAN, Bandung - Keseriusan Tokopedia guna menggenjot UMKM melalui inisiatif Hyperlocal tidak sia-sia dan terbukti sanggup mendongkrak penjualan di berbagai produk, termasuk fesyen yang menjadi kategori paling laris dan memberikan cuan atau keuntungan bagi pelaku usaha di Jawa Barat.

Head of Communications Tokopedia (GoTo E-commerce) Aditia Grasio Nelwan menuturkan, hadirnya Hyperlocal Tokopedia membuat jumlah transaksi UMKM di Jawa Barat, salah satunya Kota Bandung naik selama semester I 2023 pasca pandemi Covid 19. Kenaikan terjadi hampir dua kali lipat dibanding semester II 2019 prapandemi.

“Khususnya kategori fesyen, perhiasan, aksesoris (termasuk jam tangan), long john dan pakaian adat menjadi produk terlaris pada semester I 2023 dibanding semester I 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir tiga kali lipat,” ujarnya Kamis 23 November 2023.

Hyperlocal Tokopedia yang memiliki berbagai manifestasi, seperti Kumpulan Toko Pilihan (KTP) dan Dilayani Tokopedia. Keduanya tentu membawa dampak positif, yakni mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Tercatat berbagai kota dengan Hyperlocal Tokopedia memiliki peningkatan indeks penjualan dan indeks omzet penjualan paling tinggi, salah satunya Bandung yaitu sebesar 27 persen untuk indeks penjualan dan 100 persen untuk indeks omzet penjual,” ucapnya.

Di samping itu, temuan menarik pada tren belanja online kategori fesyen di Tokopedia juga didukung kehadiran inisiatif Tokopedia Fashion. Kampanye tersebut mengusung produk fesyen, mulai dari fesyen wanita, pria, muslim dan anak yang lebih mudah dan terjangkau.

Salah satu produk UMKM Kota Bandung yang mengikuti Tokopedia Fashion dan berhasil mendongkrak penjualannya adalah Woodka. Produk jam tangan tersebut digagas Trianita Adhi selaku Co-Founder dan dua pendiri lainnya.

Woodka mulai berjualan di Tokopedia sejak 2018 dan memanfaatkan berbagai kampanye untuk meningkatkan exposure seperti Tokopedia Fashion. Langkah tersebut untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk persaingan di industri jam tangan yang kian berkembang.

“Berkat Tokopedia, Woodka berhasil menjangkau pasar hingga seluruh Indonesia dan meraup omzet hingga ratusan juta tiap bulannya," ungkapnya.

Selain itu, Woodka juga terus mempertahankan keunikan dengan memadukan unsur seni, budaya Indonesia dan alam pada desain strap jam tangan kekinian yang bold dan remarkable. Termasuk, berkolaborasi dengan berbagai brand fesyen serta illustrator lokal ternama dan lisensi film bergengsi.

“Karena ingin mengusung prinsip bisnis ramah lingkungan, kami memilih memakai recycled wood atau kayu limbah bekas furnitur dalam produksi jam tangan Woodka. Harapannya, upaya Woodka bersama para pengguna bisa membantu menjaga bumi,” jelasnya.

Sejauh ini, Woodka pun turut berkontribusi dalam memberdayakan perajin kayu lokal asal Jepara, Garut, dan Yogyakarta. Bahkan kini Woodka telah memberdayakan puluhan perajin khusus dalam proses pengerjaan dial (wajah jam), case (pelindung jam), serta kotak penyimpanan.

"Sedangkan untuk pembuatan strap, Woodka menggandeng sejumlah perajin asal Garut. Proses produksi jam tangan Woodka dibuat 100% oleh tangan terampil perajin kayu lokal," tandasnya. (Yuliantono)***


Editor : JakaPermana