Underpass Citayam Dibangun 2027
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
Oleh: Yuliantono
INILAH, Bandung - Setiap hari, jalan-jalan Kota Depok menjadi tempat bertemunya ribuan perjalanan. Kendaraan bergerak menuju Jakarta, sebaliknya warga juga keluar-masuk kota untuk bekerja, sekolah, dan menjalani aktivitas lainnya. Di tengah arus yang terus tumbuh, kemacetan menjadi persoalan yang tak mudah dihindari.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Depok kini menyiapkan dua proyek infrastruktur untuk menjawab persoalan tersebut. Underpass Citayam dan Flyover Margonda dijadwalkan masuk agenda pembangunan pada 2027.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, kedua proyek itu menjadi bagian dari pembagian peran antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota dalam membenahi konektivitas lalu lintas Depok.
Pemprov Jabar akan menangani pembangunan Underpass Citayam. Sementara Pemkot Depok mengambil bagian melalui pembangunan Flyover Margonda.
“Insya Allah tahun depan kita bangun. Pemkot Depok membangun Flyover Margonda, sementara pemerintah provinsi membangun Underpass Citayam,” kata Dedi melalui akun media sosialnya, Senin (31/8).
Dua proyek tersebut diharapkan menjadi jawaban atas persoalan simpul lalu lintas yang selama ini kerap membuat perjalanan warga tersendat.
Namun, pembangunan jalan baru bukan satu-satunya cara yang disiapkan pemerintah. Infrastruktur yang sudah ada juga akan dibenahi agar kualitas perjalanan masyarakat meningkat.
Sambil menunggu pembangunan dua proyek besar tersebut, sejumlah ruas jalan di Depok akan mendapat perhatian. Perbaikan bahkan ditargetkan mulai dilakukan tahun ini melalui kolaborasi Pemprov Jabar dan Pemkot Depok.
Salah satu jalur yang menjadi sasaran adalah ruas dari Bundaran Universitas Indonesia menuju Jalan Juanda. Jalan tersebut akan diperbaiki dengan pengaspalan hotmix.
Penerangan jalan umum juga akan ditambahkan. Bagi pemerintah, PJU bukan hanya berkaitan dengan keamanan dan visibilitas pengguna jalan, tetapi juga dapat memperbaiki tampilan kawasan.
“Jalan dari Bundaran UI menuju Juanda akan di-hotmix dan dipasangi PJU,” ujar Dedi.
Langkah tersebut menjadi semacam jembatan sebelum dua proyek besar 2027 mulai dikerjakan. Jalan yang ada diperbaiki, sementara simpul kemacetan baru disiapkan untuk ditangani melalui pembangunan infrastruktur.
Di balik rencana pembangunan tersebut, Dedi mengingatkan, infrastruktur pada akhirnya kembali kepada masyarakat. Salah satu sumber pembiayaannya berasal dari penerimaan pajak kendaraan bermotor.
Karena itu, dia menyampaikan apresiasi kepada warga Depok yang telah berkontribusi melalui pembayaran pajak kendaraan.
“Makasih warga Jawa Barat, termasuk warga Depok yang bayar pajak kendaraan bermotor. Manfaatnya kembali untuk pembangunan,” katanya. (gin)
Editor : Inilahkoran

