Unpad Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan

Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan vaksinasi booster Covid-19 kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga

Unpad Gelar Vaksinasi Booster untuk Sivitas Akademika dan Tenaga Kependidikan
Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan vaksinasi booster Covid-19



INILAHKORAN, Bandung - Universitas Padjadjaran (Unpad) menyelenggarakan vaksinasi booster Covid-19 kepada dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta keluarga dosen dan tenaga kependidikan.

Sebanyak 744 orang menjalani vaksinasi booster yang digelar di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, Sabtu 12 Februari 2022.

Koordinator vaksinasi Satgas Covid-19 Unpad Insi Farisa Desi Arya menjelaskan, vaksinasi ketiga/booster ini digelar untuk meningkatkan imunitas bagi sivitas akademika dan tenaga kependidikan beserta keluarganya. Hal ini didasarkan atas bukti ilmiah bahwa vaksin booster mampu meningkatkan imunitas tubuh menghadapi wabah Covid-19.

Baca Juga: JHT Baru Bisa dicairkan Saat Usia 56 Tahun, Ini Tanggapan Buruh

“Kita (Unpad) juga membantu program pemerintah yang mulai Januari 2022 ini mencanangkan pemberian vaksin booster sebagai proteksi terhadap Covid-19,” ujar Insi Farisa Desi Arya, dari laman resmi Unpad.

Insi Farisa Desi Arya menjelaskan, Unpad tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat menggelar vaksinasi booster. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan tidak menimbulkan kasus penularan baru di tengah peningkatan angka kasus Covid-19 Omicron di Indonesia.

Untuk itu, Satgas melakukan pembagian waktu vaksinasi sehingga peserta tidak mengalami penumpukan. Para penyelenggara menggunakan APD lengkap. Edukasi kepada peserta untuk menerapkan protokol kesehatan selama berada di lokasi vaksinasi juga telah dilakukan.

Baca Juga: Update Kunci Jawaban Shopee Tebak Kata Level 291, 292, 293, 294, 295, 296, 297, 298, 299, 300

“Kita juga selenggarakan vaksinasi di gedung yang cukup besar, sehingga bisa memfasilitasi dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut Insi Farisa Desi Arya menjelaskan, jenis vaksin booster yang diberikan pada vaksinasi tersebut adalah Astrazeneca. Vaksin ini dinilai cocok dengan vaksin primer Sinovac yang sudah diberikan Unpad beberapa waktu lalu.

Untuk mengantisipasi kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI), tim telah memberikan edukasi kepada peserta mengenai apa yang harus dilakukan saat KIPI itu ada. Pihaknya juga telah menyiapkan nomor kontak yang dapat dihubungi ketika terjadi KIPI.

Baca Juga: Para Buruh Kecam Kebijakan Baru Jaminan Hari Tua

“Mau KIPI ringan atau berat baiknya lapor, sehingga nanti bisa tercatat,” katanya. *** (Okky Adiana)


Editor : inilahkoran