Update Longsor di Gunung Kuda Cirebon: 14 Orang Meninggal Dunia dan 8 Orang Masih Dalam Pencarian
Sekda Jabar, Herman Suryatman, menyatakan bahwa status bencana longsor di Gunung Kuda, Cirebon, telah dinaikkan menjadi sangat berat karena berdampak terhadap kehidupan dan penghidupan masyarakat di sekitar lokasi. Menurut laporan, 14 orang meninggal dunia dan 8 orang masih dalam pencarian.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sekda Jabar, Herman Suryatman, menyatakan bahwa status bencana Longsor di Gunung Kuda, Cirebon, telah dinaikkan menjadi sangat berat karena berdampak terhadap kehidupan dan penghidupan masyarakat di sekitar lokasi. Menurut laporan, 14 orang meninggal dunia dan 8 orang masih dalam pencarian.
"Teman-teman media, tadi 14 yang meninggal, kemudian ada 4 orang yang rawat jalan, bukan ringan sudah kembali. Dan tadi sekali lagi ada 8 kurang lebih yang masih dalam pencarian," kata Herman.
Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menetapkan status tanggap darurat bencana dan akan melakukan penanganan komprehensif untuk memastikan keselamatan masyarakat dan menanggulangi dampak bencana.
"Besok prioritas pertama ya kami akan melakukan assessment untuk memastikan area di Gunung Kuda ini aman dan apabila firm aman maka kami lakukan pencarian lanjutan," tambah Herman.
Pemerintah juga telah menyiapkan santunan bagi korban yang meninggal dan luka-luka, serta logistik untuk keluarga korban dan petugas yang terlibat dalam penanganan bencana.
"Dan besok kami akan bangun di sini dapur umum menunjang agar tugas dari Basarnas dan teman-teman yang lainnya, para anggota BPBD dan para penggiat, para volunteer berjalan lancar," kata Herman.
Selain itu, pemerintah juga telah menghentikan sementara aktivitas penambangan di Gunung Kuda dan akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya.
"Penutupan sementara akan berlangsung sampai kapan? Pertama tadi sudah disampaikan bahwa status tanggap darurat mulai hari ini, mulai hari ini saat ini sedang diproses ditandatangani oleh Pak Bupati untuk 7 hari," tambah Herman.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Jawa Barat dan Basarnas untuk melakukan penanganan bencana.
"Saat ini sedang diproses keputusan dari Pak Bupati Cirebon tentang darurat bencana dan kemudian kami juga sudah sepakati IC commandernya yakni Pak Dandim nanti yang tentu bahu-membahu dengan komponen yang lainnya," kata Herman.
Pencarian korban akan dilakukan setelah area di Gunung Kuda dipastikan aman.
"Besok sepagi mungkin kami akan melakukan asesmen, dan setelah firm aman ya. Setelah ditentukan aman apakah jam 7 jam 8 tentu nanti lihat situasi kondisi setelah dipastikan clear ya," tambah Herman.
Evakuasi lanjutan akan dituntaskan secepat mungkin untuk menemukan korban yang masih dalam pencarian.
"Mudah-mudahan besok kurang lebih 8 korban lainnya bisa ditemukan," kata Herman.
Pemerintah juga telah menyiapkan logistik untuk keluarga korban dan petugas yang terlibat dalam penanganan bencana.
"Kami juga siapkan logistik untuk para petugas semuanya," tambah Herman.
Penanganan bencana akan dilakukan secara komprehensif untuk memastikan keselamatan masyarakat dan menanggulangi dampak bencana.
"Kami pun akan antisipasi bagaimana kelanjutan pasca bencana terkait dengan keluarga yang 14 meninggal dan 8 yang lainnya," kata Herman.
Pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh untuk menentukan langkah-langkah selanjutnya dalam penanganan bencana.
"Dan tentu kami pun harus sekali lagi harus akuntabel, tidak boleh semena-mena," tambah Herman.
Pihak kepolisian juga akan melakukan pendalaman terkait dengan penyebab bencana.
"Termasuk indikasi adanya pelanggaran sebelumnya? Ya, nanti Bu Kaporesta akan menjelaskan," kata Herman.
Penutupan sementara aktivitas penambangan di Gunung Kuda akan berlangsung sampai keputusan Gubernur dikeluarkan.
"Dan tentu kemungkinannya ini penutupan permanen," tambah Herman.
Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk melakukan penanganan bencana secara komprehensif dan memastikan keselamatan masyarakat.
"Kami kira Teman-teman bisa melakukan pengamatan ya, ini kan daerah tambang dan di dalamnya ada aktivitas tambang, ada alat berat, ada orang yang melakukan penambangan," kata Herman.
Pemerintah juga akan melakukan asesmen untuk memastikan area di Gunung Kuda aman sebelum melakukan pencarian lanjutan.
Editor : Ahmad Sayuti


