Usai Berikan Bantuan Hibah Keagamaan, Ade Yasin Dorong Regenerasi Amilin
Bupati Bogor Ade Yasin menyerahkan bantuan hibah keagamaan. Dia mendorong siswa-siswi dan santri bisa meneruskan profesi amilin.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Bupati Bogor Ade Yasin menyerahkan bantuan hibah keagamaan. Dia mendorong siswa-siswi dan santri bisa meneruskan syiar Islam dan keberlangsungan profesi amilin.
"Ke depan, saya harap ada regenerasi amilin. Semoga dengan bantuan hibah keagamaan, para anak muda tertarik menjadi amilin karena kalau tidak ada amilin, siapa yang bakal menikahkan para generasi muda," kata Ade Yasin usai memberikan dana hibah bidang keagamaan, Selasa 16 November 2021.
Ade Yasin mengibaratkan kesulitan itu serupa dengan posisi ketua RT dan RW. Dulu, sebelum ada bantuan insentif jabatan pemilihan calon ketua RT dan RW relatif sulit.
Baca Juga: Kabupaten Bogor Siaga Banjir Bandang, Ini Imbauan Bupati Ade Yasin untuk Warga
"Tapi, dengan adanya insentif jabatan itu sekarang gampang mencari calon ketua RT dan RW," sebut Ade Yasin.
Pada 2021, Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor memberikan dana hibah bidang keagamaan. Untuk masjid, majelis taklim dan pondok pesantren, besaran bantuan mencapai Rp12,7 miliar.
Untuk MUI, Baznas, DMI dan beberapa ormas Islam lainnya sebesar Rp8,7 miliar. Untuk bantuan PPG guru PAI sebesar Rp1,2 miliar, untuk lembaga pendidikan keagamaan dan elemen lainnya Rp10,3 miliar.
Baca Juga: Ade Yasin Tuding Jakarta Tidak Berperan Menjaga Puncak sebagai Daerah Resapan Air
Selain itu, terdapat bantuan rehabilitasi 200 madrasah sebesar Rp9 miliar, bantuan Rp36,9 miliar untuk Kementerian Agama Kabupaten Bogor, bantuan tunjangan fungsional untuk guru nonformal Rp7,2 miliar per tahun, bantuan 963 lembaga diniyah taklimiyah sebesar Rp4,8 miliar, bantuan kegiatan porseni antardiniyah sebesar Rp200 juta, bantuan biaya operasional manajemen bantuan hibah Rp330 juta, bantuan insentif untuk 323 penyuluh agama sebesar Rp775 juta, hingga bantuan untuk 1.668 amilin sebesar Rp4 miliar.***(reza zurifwan)
Editor : inilahkoran


