Usulan Dicoret, Kelanjutan Program Cibinong City A Beautiful Dilanjutkan pada 2023

Kelanjutan program Cibinong City A Beautiful dipastikan molor. Lantaran, banyak usulan anggaran Dinas PUPR Kabupaten Bogor yang dicoret.

Usulan Dicoret, Kelanjutan Program Cibinong City A Beautiful Dilanjutkan pada 2023
Usulan dicoret, kelanjutan program Cibinong City A Beautiful dilanjutkan pada 2023.

INILAHKORAN, Cibinong - Kelanjutan program Cibinong City A Beautiful dipastikan molor. Lantaran, banyak usulan anggaran Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor yang dicoret.

"Tahun ini kami meniadakan dahulu kelanjutan program Cibinong City A Beautiful. Anggaran tahun ini, dari usulan Rp1,2 triliun itu banyak yang dicoret hingga menyisakan anggaran sebesar Rp800 miliar atau Rp 600 miliar untuk anggaran pembangunan insfrastruktur jalan, jembatan, irigasi dan lainnya," kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Raden Soebiantoro kepada wartawan, Minggu 20 Februari 2022.

Dia menuturkan, dengan besar anggaran Rp600 miliar itu pihaknya tak bisa memaksakan untuk melanjut program Cibinong City A Beautiful. Jajarannya akan melakukan pembangunan insfrastruktur jalan, jembatan, pedestrian, Irigasi dan lainnya baik untuk wilayah barat, timur, utara maupun selatan.

Baca Juga: Ini Faktor Penambahan Kasus Harian Covid-19 Kota Bogor Tembus Angka 1.000

"Di tahun ini, kami akan melakukan pembangunan insfrastruktur baik untuk wilayah barat, timur, utara maupun selatan, termasuk menembuskan jalur lambat Jalan Bojonggede Kemang (Bomang) dengan besar anggaran Rp53 miliar," tuturnya.

Dia menerangkan, kelanjutan program Cibinong City A Beautiful akan dilaksanakan pada TA 2023. Rencananya, Dinas PUPR akan melanjutkan pembangunan Jalan Raya Tegar Beriman, mulai dari simpang Perumda Air Minum Tirta Kahuripan hingga pertigaan Bambu Kuning, Kecamatan Bojonggede.

Pria yang akrab disapa Bibin itu melanjutkan, untuk proyek program Cibinong City A Beautiful bernilai Rp324 miliar yang sudah dilaksanakan pada 2021 kemarin, jajarannya bersama penyedia jasa dan konsultan perencana maupun pengawas masih dalam proses pelaksanaan serah terima sementara pekerjaan (PHO). (Reza Zurifwan)


Editor : inilahkoran